
Pemkab sebut sembilan rumah baca beroperasi Jayawijaya

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat menyebut terdapat sembilan rumah baca yang telah beroperasi di daerah ini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jayawijaya Thony M Mayor di Wamena, Senin, mengatakan saat ini terdapat sembilan rumah baca yang beroperasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menambahkan pengetahuan melalui buku bacaan.
“Terdapat sembilan rumah baca saat ini yang beroperasi di Jayawijaya yang dikelola oleh pihak gereja. Data terbaru belum kami rangkum mengenai rumah baca maupun perpustakaan kampung, pasti jumlahnya ketika didata ulang akan bertambah,” katanya.
Menurut dia, rumah baca maupun perpustakaan kampung sangat penting dalam membantu meningkatkan literasi masyarakat di Jayawijaya.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pihak gereja yang telah membantu membuat rumah baca, sehingga jemaat atau masyarakat yang ingin belajar bisa mengaksesnya melalui datang ke gereja tersebut,” ujarnya.
Dia menjelaskan rumah baca berperan sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan komunitas di tingkat akar rumput, baik itu kampung maupun kelurahan.
“Fasilitas ini berfungsi mendekatkan akses informasi, meningkatkan minat baca anak-anak, mencegah buta aksara, serta menjadi wadah kegiatan kreatif seperti bimbingan belajar dan diskusi untuk memajukan masyarakat di Jayawijaya,” katanya.
Dia menambahkan rumah baca yang telah terdata ini pihaknya akan memberikan bantuan fasilitas buku bacaan pengetahuan umum yang dibutuhkan rumah baca tersebut.
“Ke depan bantuan yang kami bisa berikan khusus kepada rumah baca yang sudah berjalan seperti buku-buku pengetahuan umum, buku pertanian, perkebunan, perikanan supaya masyarakat tertarik membaca dan dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
