Logo Header Antaranews Papua

Yonif 511 bersihkan Gereja Guneri Lanny Jaya perkuat toleransi

Senin, 8 Juni 2026 21:25 WIB
Image Print
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY membersihkan Gereja Guneri di Kampung Popome, Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. ANTARA/HO-Satgas Yonif 511/DY

Wamena (ANTARA) - Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY bersama dengan masyarakat melaksanakan karya bakti pembersihan Gereja Guneri di Kampung Popome, Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya Jaya, Papua Pegunungan.

Wadanpos Popome Satgas Pamtas Yonif 511/DY Letda Inf Rosi dalam keterangannya diterima di Wamena, Senin mengatakan pembersihan Gereja Guneri itu dalam rangka memperkuat tali silaturahmi sekaligus nilai-nilai toleransi antarumat beragama.

“Kami bersama dengan masyarakat membersihkan Gereja Guneri berlangsung penuh dengan suasana kekeluargaan yang disertai canda dan tawa antara masyarakat dengan personel Pos Popome,” katanya.

Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan selain untuk menciptakan lingkungan tempat ibadah yang sehat dan bersih juga untuk memperkuat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar Pos.

Dia berharap dengan diselenggarakannya kegiatan karya bakti ini dapat memperkuat tali silaturahmi dan terciptanya kerukunan antara personel pos dengan masyarakat, serta terwujudnya kondisi wilayah yang aman dan kondusif.

Dia menjelaskan pendekatan sosial dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah penugasan sangat penting, salah satunya dengan melakukan pembersihan tempat ibadah.

“Kami berharap komunikasi sosial yang dibangun seperti ini semakin memperkuat hubungan TNI dan rakyat di daerah penugasan sehingga sama-sama mendukung stabilitas keamanan,” katanya.

Sementara itu Tokoh Pemuda Kampung Popome Jack Tabuni mengucapkan rasa terima kasih kepada Personel Pos Popome atas kepeduliannya bekerja bersama dengan masyarakat untuk melaksanakan karya bakti pembersihan Gereja Guneri.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026