Logo Header Antaranews Papua

TP PKK Jayawijaya implementasi 10 Program Pokok di 328 kampung

Selasa, 9 Juni 2026 14:48 WIB
Image Print
Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya dr Idawati Waromi Murib diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong implementasi 10 Program Pokok di 328 kampung dan kelurahan di daerah itu.

Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya Idawati Waromi Murib dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa, mengatakan 10 program utama PKK harus dapat berjalan secara optimal di kampung dan kelurahan di daerah ini.

“Kami memang ingin 10 program utama PKK dapat dijalankan seluruh kampung di Jayawijaya, sehingga nilai-nilai pemberdayaan dan kesejahteraan itu dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Perlu diketahui 10 Program Pokok PKK yaitu penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan ketrampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.

Untuk mewujudkan 10 Program Pokok PKK dapat berjalan setiap kampung di Jayawijaya maka terlebih dahulu memperkuat kader-kader PKK di tingkat dasar tersebut.

“Kami akan melantik kader-kader PKK di tingkat kampung dan distrik, sehingga dapat membantu mengoptimalkan seluruh Program Pokok PKK, yang memang menjadi fondasi dasar dalam tata kehidupan,” ujarnya.

Dia menjelaskan 10 Program Pokok PKK bertujuan memberdayakan keluarga, meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin, menuju terwujudnya keluarga yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, mandiri dan memiliki kesadaran hukum serta lingkungan.

“Ketika 10 Program Pokok PKK dirasakan masyarakat, maka kesejahteraan yang diharapkan pasti terwujud, keluarga, anak-anak di tingkat kampung menjadi sehat, cerdas dan kebutuhan pangan dan sandangnya terpenuhi secara baik,” katanya.

Dia menambahkan melalui pembinaan yang baik oleh PKK dan pemerintah daerah maka perempuan-perempuan di kampung dan kelurahan dapat berdaya sehingga mampu mendukung peningkatan ekonomi keluarga secara maksimal.

“Kami percaya ketika perempuan diberdayakan, memiliki kecakapan keterampilan dalam mengolah potensi yang ada di sekeliling maka ekonomi keluarga dan daerah akan semakin baik,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026