Logo Header Antaranews Papua

Pemprov perkuat koordinasi lonjakan harga barang di Papua Pegunungan

Rabu, 10 Juni 2026 13:14 WIB
Image Print
Plt Kepala Disperindag Papua Pegunungan Melianus Kambu saat memimpin rapat koordinasi bersama OPD teknis delapan kabupaten di Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) setempat memperkuat koordinasi lonjakan harga barang di daerah setempat.

Plt Kepala Disperindag Papua Pegunungan Melianus Kambu dalam keterangan tertulis di Wamena, Rabu mengatakan melalui koordinasi yang baik dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis delapan kabupaten maka dapat bersama-sama mencegah lonjakan harga barang.

“Data yang akurat dan koordinasi antar kabupaten akan menjadi dasar untuk mengantisipasi gejolak harga, mencegah kelangkaan serta memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Menurut dia, pemantauan harga barang yang harus dilakukan tidak bersifat reaktif, melainkan harus proaktif dan berkesinambungan sehingga selalu selangkah lebih maju dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Data lapangan dan koordinasi menjadi kunci utama dalam memastikan barang-barang khususnya kebutuhan pokok aman di pasaran sehingga kebutuhan masyarakat terhadap pangan menjadi berkecukupan,” ujarnya.

Dia menjelaskan rapat koordinasi adalah momentum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat sinergi dan memastikan arah kebijakan di bidang industri dan perdagangan benar-benar menjawab tantangan nyata yang dihadapi masyarakat Papua Pegunungan.

“Peran kami Disperindag sangatlah vital, dimana OPD ini bukan hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah,” katanya.

Dia menambahkan Disperindag Papua Pegunungan dan Disperindag delapan kabupaten memiliki tugas untuk dapat memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjaga kelancaran distribusi, mengawasi harga serta memberdayakan pelaku usaha lokal agar mampu bersaing serta mencari solusi terhadap kenaikan harga barang saat ini.

“Untuk itu kami beberapa bulan sekali melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait delapan kabupaten supaya memastikan bapok tersedia dengan aman di pasaran, harga kebutuhan pangan stabil serta dapat mendorong peningkatan ekonomi daerah,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026