Logo Header Antaranews Papua

BI Papua harap PEIF 2026 buka peluang investasi bagi Tanah Papua

Jumat, 12 Juni 2026 14:33 WIB
Image Print
Foto bersama usai pertemuan Papua Economic & Investment Forum (PEIF) 2026 bertempat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Kamis (4/6) (ANTARA/HO- Bank Indonesia Papua)

Jayapura (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Papua berharap penyelenggaraan Papua Economic and Investment Forum (PEIF) 2026 dapat membuka peluang investasi lebih luas bagi Tanah Papua dengan begitu mendorong transformasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Warsono di Jayapura, Rabu, mengatakan kehadiran PEIF ke-2 ini menjadi wadah strategis untuk mengidentifikasi dan mengakselerasi berbagai peluang investasi di Papua dan daerah otonom baru (DOB), sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Pada Kamis (5/6) kami mengelar Economic and Investment Forum (PEIF) 2026 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang mana kegiatan yang dilakukan selama dua hari tersebut di hadiri Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua guna membahas mengenai sinergi pembiayaan kreatif dan penguatan ekosistem investasi daerah," katanya.

Menurut Warsono, selain itu juga pihaknya menghadirkan Konsultan Investment Project Ready to Offer (IPRO) Universitas Gadjah Mada guna membahas pengembangan pariwisata terintegrasi, optimalisasi aset daerah, serta penyiapan proyek investasi yang siap ditawarkan kepada investor.

"Untuk itu melalui forum ini kami berharap dapat terbangun kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, akademisi, lembaga keuangan, dan masyarakat untuk menghadirkan program-program investasi yang siap ditawarkan kepada investor,” ujarnya.

Dia menjelaskan PEIF ke-2 Tahun 2026 mengusung tema "Mengakselerasi Pertumbuhan Papua Melalui Sinergi Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan,".

"Sehingga dalam kegiatan tersebut menekankan pentingnya penguatan investasi dan hilirisasi sebagai langkah strategis menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan," katanya lagi.

Dia menambahkan Papua dinilai memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam, pertanian, perikanan, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia yang perlu dioptimalkan melalui investasi.

"Oleh sebab itu melalui PEIF ke-2 ini diharapkan peluang investasi, bisa terus digali oleh pemerintah dan instansi terkait sehingga semua dapat terarah dengan baik," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026