
Pemprov Papua Pegunungan perkuat karakter generasi muda lewat program Paskibraka

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) memperkuat karakter generasi muda daerah setempat dengan pembinaan program pasukan pengibar bendera pusaka atau Paskibraka.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan Wasuok D Siep melepas enam putra-putri yang akan mengikuti seleksi Paskibraka Nasional di Jakarta.
Wasuok D Siep dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat, mengatakan pembinaan karakter bagi generasi muda di daerah ini sangat penting, salah satunya melalui pembinaan paskibra maupun Paskibraka.
“Dengan pembinaan karakter secara optimal bagi siswa-siswi baik di tingkat SMP maupun SMA/SMK maka karakter khususnya paskibra dan Paskibraka, kedisiplinan putra-putri kita akan baik sehingga mampu menjadi orang-orang hebat di masa depan,” katanya.
Menurut dia, pelepasan keenam putra-putri terbaik Papua Pegunungan untuk mengikuti seleksi Paskibraka nasional menjadi wujud dukungan Pemprov Papua Pegunungan terhadap pembinaan generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalisme dan mampu berprestasi di tingkat nasional.
“Kami berharap keenam putra-putri terbaik tersebut dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik dan membawa harum nama Papua Pegunungan,” ujarnya.
Dia menjelaskan dalam seleksi Paskibraka Nasional seluruh peserta supaya dapat menjaga kondisi fisik dan mental secara baik selama mengikuti seleksi.
“Hari ini kami melepaskan kalian untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional dengan harapan dapat tampil lebih baik dan memberikan hasil yang terbaik,” katanya.
Dia menambahkan dalam seleksi Paskibraka Nasional supaya peserta menjaga kesehatan mental, fisik sehingga dapat melalui setiap tahapan dengan baik.
“Jaga kesehatan, atur napas dengan baik dan pelihara kondisi agar tetap prima. Pada saat-saat tertentu harus banyak beristirahat, semua arahan dan latihan yang diberikan oleh para pelatih hendaknya diikuti dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
