Logo Header Antaranews Papua

Satgas Yonif 511 anjangsana ke rumah warga Dabra beli hasil bumi

Rabu, 17 Juni 2026 07:18 WIB
Image Print
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY melakukan anjangsana ke rumah warga di Distrik Dabra, Kabupaten Raya, Papua. ANTARA/HO-Satgas Yonif 511/DY.

Wamena (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY melakukan anjangsana ke rumah warga Distrik Dabra, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua sekaligus membeli hasil bumi.

Danpos Dabra Satgas Pamtas Yonif 511/DY Lettu Inf Catur Joko Santoso dalam keterangannya diterima di Wamena, Senin mengatakan pihaknya melakukan kegiatan anjangsana ke rumah warga sekaligus memborong hasil kebun guna membantu perekonomian warga.

“Kegiatan yang kami lakukan semata-mata untuk membantu ekonomi warga di Distrik Dabra, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua,” katanya.

Menurut dia, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mendukung roda perekonomian masyarakat di wilayah penugasan.

“Kami dari prajurit Pos Dabra Satgas Pamtas Yonif 511/DY melakukan anjangsana ke kediaman salah satu warga, Bapak Kasim, di Distrik Dabra. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada komunikasi sosial, tetapi juga aksi nyata dengan membeli langsung hasil bumi berupa sayur kangkung dan cabai milik warga setempat,” ujarnya.

Dia menjelaskan kehadiran TNI kami di tengah-tengah masyarakat harus memberikan dampak nyata.

“Melalui anjangsana ke rumah Bapak Kasim, kami tidak hanya mengobrol dan mempererat persaudaraan, tetapi juga berupaya membantu perekonomian keluarga beliau dengan memborong hasil panen yang ada, seperti kangkung dan cabai,” katanya.

Sementara itu Kasim menyampaikan terima kasih dengan kehadiran prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY sekaligus membeli hasil bumi warga di Distrik Dabra, Kabupaten Mamberamo Raya.

“Saya sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Pos Dabra. Hari ini mereka datang berkunjung ke rumah, melihat kondisi kami, dan langsung membeli kangkung serta cabai hasil kebun saya. Ini sangat membantu dapur kami tetap mengepul,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026