
Pemprov Papua tegaskan rehabilitasi terumbu karang pulihkan ekosistem perairan

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat menegaskan perlunya dilakukan rehabilitasi terumbu karang untuk memulihkan ekosistem perairan yang rusak di daerah setempat.
Kepala DKP Papua Iman Djuniawal di Jayapura, Rabu, mengatakan terumbu karang memiliki peranan penting bagi kehidupan kelautan, namun apabila tidak terpelihara dengan baik akan memengaruhi ekosistem di perairan.
Dia mengatakan sebagian besar kondisi karang di Papua, khususnya wilayah pesisir, sudah mulai rusak, bahkan cenderung dalam batas yang sudah tidak aman.
"Oleh karena itu, perlu dilakukan rehabilitasi dari yang ada saat ini sebagai upaya menumbuhkan kembali karang-karang yang sudah rusak baik yang disebabkan oleh gempa, abrasi, sedimentasi, atau sampah yang menutup permukaan karang," katanya.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat merawat karang melalui edukasi tentang dampak langsung jika terjadi kerusakan.
Selain itu, bergotong royong menangani sampah laut.
"Kami memberikan apresiasi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sangat, yang telah memberikan edukasi dan pengenalan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya terumbu karang. Ini sangat membantu pemerintah daerah dalam menyosialisasikan tentang pentingnya terumbu karang bagi kehidupan ekosistem," ujarnya.
Dia mengajak semua pihak bergerak bersama dalam melindungi kehidupan karang di wilayah pesisir.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak memperlakukan karang seenaknya saja, karena untuk menghancurkan karang hanya membutuhkan waktu beberapa menit namun menumbuhkannya butuh waktu hingga puluhan tahun," katanya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
