
Gubernur Papua harap kejurda atletik lahirkan atlet berprestasi

Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D Fakhiri berharap Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Papua Tahun 2026 menjadi ajang pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
"Kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga sarana evaluasi hasil latihan, pencarian bibit atlet potensial, serta mempererat persaudaraan antardaerah di Papua," katanya usai membuka Kejurda Atletik Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Kamis.
Menurut Mathius, melalui kejurda ini pihaknya berharap lahir atlet-atlet muda yang kelak mampu membawa nama Papua bersinar di ajang pra-PON, PON, SEA Games hingga Olimpiade.
"Cabang olahraga atletik memiliki peran penting karena menjadi dasar bagi berbagai cabang olahraga lainnya. Dari lintasan atletik lahir kecepatan, kekuatan, ketahanan, disiplin, dan mental juara yang menjadi fondasi prestasi olahraga," ujarnya.
Di menjelaskan Pemerintah Provinsi Papua juga terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia, termasuk di bidang olahraga guna mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda Atletik Papua Natir Renyaan mengatakan kejuaraan yang berlangsung pada 18-20 Juni tersebut merupakan bagian dari program kerja Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Papua dalam rangka pembinaan dan evaluasi atlet secara berkelanjutan.
"Kejuaraan tersebut juga menjadi wadah seleksi atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) dan berbagai kejuaraan nasional lainnya," katanya.
Kejurda ini diikuti sekitar 230 atlet yang terdiri atas 160 atlet putra dan 70 atlet putri dari kabupaten dan kota di Papua.
"Para atlet akan bertanding pada berbagai nomor lintasan dan lapangan yang mencakup kategori U18, U20 hingga senior. Nomor yang diperlombakan antara lain lari jarak pendek, lari menengah dan jauh, lari gawang, estafet, lompat jauh, lompat tinggi, lompat jangkit, tolak peluru, lempar cakram, dan lempar lembing," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
