
Bank Mandiri catat realisasi KPP per Juni capai Rp34,7 M di Papua

Jayapura (ANTARA) - Bank Mandiri mencatat realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) di Papua mencapai Rp34,7 miliar hingga 15 Juni 2026 di mana angka tersebut melampaui total plafon yang dialokasikan sebesar Rp28,5 miliar atau mencapai 121,6 persen.
Regional CEO Bank Mandiri Region XII Papua, Antonius Budi Setiawan di Jayapura, Senin, mengatakan penyaluran KPP merupakan bagian dari dukungan Bank Mandiri terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029.
"Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas melalui penguatan sektor usaha yang terkait dengan pembangunan perumahan," katanya usai memberikan Sosialisasi KPP di Kota Jayapura, Papua, Senin (22/6).
Menurut Antonius, dan pada segmen supply side atau pembiayaan bagi pelaku usaha perumahan, Bank Mandiri Papua memperoleh plafon sebesar Rp15 miliar.
"Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi penyaluran telah mencapai Rp27,8 miliar atau setara 185 persen dari plafon yang tersedia. Selain itu, terdapat proses pembiayaan yang sedang berjalan senilai Rp3,5 miliar dengan potensi 59 nasabah bernilai sekitar Rp165 miliar," ujarnya.
Dia menjelaskan sementara pada segmen demand side atau pembiayaan bagi masyarakat untuk memiliki rumah, plafon yang dialokasikan sebesar Rp13,5 miliar.
"Dengan realisasi penyaluran mencapai Rp6,9 miliar atau 51 persen dari plafon, dengan proses pembiayaan yang masih berjalan sebesar Rp1,5 miliar," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya menilai tingginya realisasi KPP di Papua menunjukkan besarnya kebutuhan pembiayaan sektor perumahan di wilayah tersebut.
"Perseroan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan para pelaku usaha guna memperluas akses pembiayaan perumahan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang lebih merata di Papua," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
