Logo Header Antaranews Papua

Mendagri sebut 22 ribu rumah di Tanah Papua akan dibedah pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 14:19 WIB
Image Print
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat mengecek pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Tanjung Ria, Kota Jayapura, Papua, Senin (22/6). ANTARA/Qadri Pratiwi

Jayapura (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut sebanyak 22.000 rumah di wilayah Tanah Papua akan mendapat bantuan Program Bedah Rumah pada tahun 2026 sebagai upaya mengurangi jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

"Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat baik di kota maupun daerah terpencil," kata Mendagri Tito Karnavian di Jayapura, Selasa.

Mendagri mengatakan Program Bedah Rumah akan menjangkau berbagai wilayah di Tanah Papua, mulai dari kawasan perbatasan hingga daerah pesisir dan perkotaan.

"Pada hari Minggu (21/6) saya melihat bedah rumah di wilayah perbatasan yakni di Mosso, lalu Senin (22/6) di daerah perkotaan Tanjung Ria, sehingga ini bukti keseriusan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Mendagri Tito Karnavian.

Dia menjelaskan pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan perumahan di Papua mengingat masih tingginya jumlah rumah tidak layak huni di berbagai daerah, termasuk kawasan perkotaan dan wilayah perbatasan.

"Target untuk seluruh Papua meningkat sangat signifikan. Kalau sebelumnya hanya sekitar 1.600 unit, sekarang menjadi sekitar 22.000 rumah yang akan dibedah pada 2026," kata Mendagri.

Mendagri menambahkan selain Program Bedah Rumah reguler, pemerintah juga menjalankan program khusus perbaikan rumah di kawasan perbatasan. Secara nasional, Program Bedah Rumah perbatasan ditargetkan mencapai 150.000 unit dari Sabang hingga Merauke.

"Kami ingin masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan maupun perkotaan memperoleh hunian yang lebih layak, sehat, dan aman," ujar Mendagri Tito Karnavian.

Pihaknya berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki kualitas lingkungan permukiman, serta mendorong terciptanya kawasan hunian yang lebih sehat dan nyaman bagi warga di Tanah Papua.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kurangi RTLH, Mendagri: 22.000 rumah di Tanah Papua dibedah tahun ini



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026