Logo Header Antaranews Papua

Gubernur Papua sebut 35,60 km jalan IJD buka konektivitas daerah

Rabu, 24 Juni 2026 07:44 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menghadiri peresmian program IJD secara virtual di ruang rapat Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Papua, Selasa (23/6/2026). ANTARA/Qadri Pratiwi

Jayapura, Papua (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D Fakhiri mengatakan pembangunan jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sepanjang 35,60 kilometer telah membantu membuka konektivitas di sejumlah wilayah Papua yang selama ini sulit dijangkau.

"Untuk di Papua, ada lima paket jalan yang masuk dalam program IJD yakni Kabupaten Jayapura, Sarmi, Biak Numfor, Waropen dan Keerom," kata Mathius usai menghadiri peresmian IJD secara daring di Ruang Rapat Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Selasa.

Menurut Mathius, lima paket jalan tersebut meliputi preservasi jalan Kiren-Kaisau di Kabupaten Sarmi, lalu peningkatan jalan lingkar Pulau Numfor ruas Inasi-Bawei di Kabupaten Biak Numfor, preservasi jalan Botawa-Koweda-Barapasi di Kabupaten Waropen, peningkatan jalan Warbo (Arso VII)-Jaifuri (Arso III) di Kabupaten Keerom, serta peningkatan jalan Skory-Puay di Kabupaten Jayapura.

"Kami sangat memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang sudah menghadirkan program IJD, di mana pembangunan infrastruktur jalan tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas orang dan distribusi barang dari kampung menuju pusat-pusat ekonomi di daerah," ujarnya.

Dia menjelaskan pembangunan jalan menjadi kebutuhan penting di Papua yang masih menghadapi tantangan akibat kondisi geografis yang berat, mulai dari pegunungan hingga wilayah kepulauan.

"Karena itu, kami sangat mendorong agar program pembangunan jalan terus dilanjutkan melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional di wilayah Papua," katanya lagi.

Dia menambahkan pada 2026 ini pihaknya telah mengusulkan tujuh usulan untuk masuk dalam program IJD, sehingga diharapkan sasaran tersebut dapat disetujui oleh Presiden Prabowo.

"Untuk Papua sebenarnya ada banyak usulan, tetapi dari hasil verifikasi baru tujuh yang sudah masuk. Meski begitu, kami akan terus mendorong pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih," katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026