
Wagub Papua Selatan sebut petani dan nelayan berperan wujudkan cita-cita bangsa

Jayapura (ANTARA) - Wakil Gubernur Papua Selatan (Papsel) Paskalis Imadawa mengatakan petani dan nelayan memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
"Mereka (petani dan nelayan) bukan hanya produsen pangan tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Rabu.
Ia mengatakan petani dan nelayan tidak bisa dibiarkan sendiri menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim hingga kebutuhan untuk menguasai teknologi baru di sektor pangan.
"Sehingga pentingnya pengawas, pembinaan, dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan itu berarti dukungan pemerintah menjadi kunci agar mereka lebih berkapasitas dan sejahtera," ujarnya.
Dia menjelaskan Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo memiliki makna besar bagi petani dan nelayan untuk berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Kami berharap petani dan nelayan di seluruh Indonesia dapat menjadi penyokong utama dalam mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045," katanya.
Dia menilai sektor pertanian dan perikanan menjadi kekuatan negara, sedangkan kehadiran sekitar 15 ribu orang pada pembukaan Penas XVII Gorontalo mencerminkan satu hal penting yakni sektor pertanian dan perikanan menjadi kekuatan besar yang dimiliki Indonesia.
"Ini menunjukkan semangat dan antusiasme petani dan nelayan Indonesia yang sangat tinggi serta keinginan yang kuat untuk bisa maju," ujarnya.
Pihaknya berharap ke depan Provinsi Papua Selatan bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah penas selanjutnya.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
