
Kemenhaj pastikan 42 haji asal Jayawijaya tiba di Bandara Sultan Hasanuddin

Wamena (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, memastikan 42 peserta haji kabupaten tersebut tiba dengan selamat di Tanah Air pada Kamis.
Jamaah haji asal Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 31 tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 14.40 WITA.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Jayawijaya Nurhayaty di Wamena, Kamis, mengatakan rombongan haji asal Kabupaten Jayawijaya telah tiba dengan selamat di Indonesia melalui penerbangan embarkasi Makassar.
"Puji syukur, Alhamdulillah, rombongan haji berjumlah 42 orang tiba dengan selamat di Indonesia setelah melaksanakan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, selama sebulan," katanya.
Dia menginformasikan rombongan haji asal Kabupaten Jayawijaya masih berada di penampungan jamaah haji di Makkassar, Sulawesi Selatan, dan baru akan bertolak menuju Papua pada Jumat (26/6) 2026.
"Rombongan saat ini masih berada di penampungan jamaah haji Makassar, besok kemungkinan hanya dua orang haji yang akan berangkat menuju Papua, Wamena, karena 40 haji lainnya akan pulang ke kampung halaman terlebih dahulu," ujarnya.
Sementara itu anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Pegunungan Yoyo I Sriyoto mengatakan jamaah asal Kabupaten Jayawijaya telah tiba dengan selamat di Indonesia melalui penerbangan embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan.
"Kami bersyukur kepada Allah SWT karena rombongan jamaah haji asal Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, berjumlah 42 orang dapat pergi dan kembali dalam keadaan sehat walafiat," kata Yoyo yang juga menjadi ketua rombongan jamaah haji asal Kabupaten Jayawijaya
Dia menambahkan rombongan haji asal Kabupaten Jayawijaya selama di Makkah mengikuti proses Haji Tamattu.
"Proses Haji Tamattu ialah ibadah haji yang mendahulukan umrah sebelum melaksanakan haji pada musim haji yang sama. Istilah ini berasal dari kata tamatta'a (bersenang-senang) karena jamaah dapat melepas pakaian ihram dan terbebas dari larangan ihram selama jeda waktu antara umrah dan puncak ibadah haji," ujarnya.
Dia mengapresiasi pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten yang telah memberikan dukungan kepada jamaah haji asal Jayawijaya yang mengikuti ibadah musim haji tahun 2026.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
