Logo Header Antaranews Papua

Dinkes Papua gandeng lintas sektor kejar target imunisasi 95 persen

Jumat, 26 Juni 2026 17:17 WIB
Image Print
Suasana pertemuan koordinasi pembentukan gerakan Semua Ikut Selamatkan Anak, Lengkapi Imunisasi (Si Sali) bertempat di Kota Jayapura, Papua, Jumat. (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menggandeng berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dalam mempercepat peningkatan cakupan imunisasi anak guna mencapai target nasional sebesar 95 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Papua Beeri Wopary di Jayapura, Jumat, mengatakan penguatan cakupan imunisasi membutuhkan komitmen bersama seluruh pihak, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi keagamaan, pemerintah kabupaten/kota, hingga mitra pembangunan seperti UNICEF.

"Imunisasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak, karena menyangkut masa depan generasi Papua," katanya disela-sela kegiatan pertemuan koordinasi pembentukan gerakan di Semua Ikut Selamatkan Anak, Lengkapi Imunisasi (Si Sali) di Kota Jayapura, Jumat.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, lanjutnya, setiap instansi memiliki peran sesuai tugas dan kewenangan untuk mendukung pelaksanaan imunisasi hingga menjangkau masyarakat di tingkat kampung dan posyandu.

"Berdasarkan data 2025, cakupan imunisasi di Papua telah mencapai sekitar 75 persen atau meningkat dibandingkan 2023 dan 2024 yang berada pada kisaran 60 hingga 65 persen. Oleh sebab itu pada 2026 ini kami genjot capaian tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini capaian tersebut masih berada di bawah target nasional sebesar 95 persen, sehingga masih terdapat sekitar 20 persen anak yang belum memperoleh imunisasi lengkap.

"Imunisasi merupakan upaya memberikan kekebalan kepada anak terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, sehingga risiko kecacatan maupun kematian akibat penyakit menular dapat ditekan," katanya.

Untuk itu pada kegiatan tersebut pihaknya menggandeng UNICEF serta kader posyandu, puskesmas, serta Dinas Kesehatan kabupaten/kota se-Provinsi Papua

"Dengan begitu memperkuat perencanaan kebutuhan vaksin, sistem pelaporan, serta koordinasi dengan seluruh mitra agar distribusi logistik berjalan lancar dan target cakupan imunisasi 95 persen dapat segera tercapai," ucap Beeri Wopary.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026