Logo Header Antaranews Papua

Pemprov tegaskan penguatan "rantai dingin" penting bagi sektor perikanan Papua

Senin, 29 Juni 2026 21:15 WIB
Image Print
Kepala DKP Papua Imam Djuniawa (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat menyebutkan pentingnya penguatan rantai dingin (cold chain) dalam mendukung keberlanjutan sektor perikanan di wilayah Bumi Cenderawasih.

Kepala DKP Papua Imam Djuniawal di Jayapura, Sabtu, mengatakan penguatan rantai dingin menjadi kunci untuk menjaga kualitas ikan, menekan kerugian pascapanen, serta memastikan ketersediaan pasokan ikan tetap stabil di pasar.

"Penerapan sistem penyimpanan suhu hingga distribusi yang terjaga dapat membantu nelayan maupun pelaku usaha perikanan menghindari fluktuasi harga yang terlalu tajam," katanya.

Menurut Imam, keberadaan fasilitas cold storage dan teknologi pengolahan menjadi salah satu upaya strategis untuk menjaga mutu hasil tangkapan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir.

"Untuk itu kami berharap adanya penguatan rantai dingin melalui kehadiran Kampung Nelayan terutama di daerah pesisir Papua,"ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa tantangan utama sektor perikanan di Papua bukan hanya pada proses penangkapan, tetapi juga pada penanganan pascapanen yang sering belum optimal.

"Tanpa sistem rantai dingin yang memadai, kualitas ikan cepat menurun sehingga berdampak pada pendapatan nelayan," katanya lagi.

Dia menambahkan oleh sebab itu pihaknya sangat mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat nelayan, untuk memperluas akses terhadap fasilitas penyimpanan dingin di sentra-sentra perikanan.

"Selain itu, edukasi mengenai penanganan ikan yang benar terus digencarkan agar masyarakat memahami pentingnya menjaga suhu sejak ikan ditangkap hingga didistribusikan," ujarnya lagi.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026