Logo Header Antaranews Papua

Dishub Jayapura minta bayar parkir secara elektronik cegah kebocoran PAD

Senin, 29 Juni 2026 21:29 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura Justin Sitorus. ANTARA/Ardiles Leloltery

Jayapura (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jayapura, Papua, Justin Sitorus mengatakan pembayaran retribusi parkir secara elektronik bertujuan untuk mencegah kebocoran pendapatan asli daerah (PAD).

"Sistem digital ini untuk memastikan transparansi dimana setiap transaksi tercatat secara otomatis (real-time)," katanya, di Jayapura, Sabtu.

Menurut Justin, saat ini terdapat tiga lokasi parkir di Kota Jayapura yang menjadi proyek percontohan pembayaran secara nontunai, yakni pelataran Hotel SIP Azana, Distrik Jayapura Utara, kemudian lokasi parkir di pusat perbelanjaan Azco Abepura, Distrik Abepura, dan juga SAGA Entrop, Distrik Jayapura Selatan.

"Kami sudah menerapkan pembayaran parkir secara elektronik di tiga lokasi itu, sehingga kami berharap masyarakat bisa membayar parkir menggunakan barcode guna mencegah kebocoran PAD," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk target retribusi parkir 2026 telah ditetapkan dalam rapat koordinasi PAD sebesar Rp4 miliar, dan hingga kini baru terealisasi Rp1,6 miliar atau sekitar 40 persen.

"Sementara pada 2025 target retribusi parkir sebesar Rp2,3 miliar dan realisasi sebesar Rp2,7 miliar," katanya lagi.

Pihaknya meminta kepada petugas parkir untuk selalu memberikan karcis, guna mencegah terjadinya kebocoran, begitu pula dengan masyarakat sebagai pengguna jasa parkir diharapkan untuk meminta karcis dari petugas.

"Kami harapkan ada kolaborasi dan kerja sama antara penggunaan jasa parkir dan juru parkir untuk meminimalisir kebocoran pendapatan parkir," ujarnya pula.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026