Logo Header Antaranews Papua

Yonif 511 dorong pendekatan rohani dengan warga Pirime Lanny Jaya

Senin, 29 Juni 2026 21:42 WIB
Image Print
Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY melaksanakan ibadah bersama warga di Gereja Baptis Wiyaware, Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. ANTARA/HO-Satgas Yonif 511/DY.

Wamena (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY mendorong pendekatan kerohanian dengan warga di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Prajurit Satgas Yonif 511/DY mengikuti ibadah di Gereja Baptis Wiyaware bersama dengan warga di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya.

Danpos Pirime Satgas Pamtas Yonif 511/DY Lettu Inf Wahyudin dalam keterangan tertulis di Wamena, Senin mengatakan pendekatan kerohanian sangat penting dalam meningkatkan komunikasi antara TNI dan rakyat di daerah penugasan.

“Kami ingin kehadiran prajurit TNI di gereja dan mengikuti ibadah bersama-sama dapat meningkatkan komunikasi, persaudaraan sehingga dapat bersama-sama menciptakan daerah yang aman dan nyaman,” katanya.

Menurut dia, ibadah bersama ini juga memiliki kepatuhan dan senantiasa mengingat Tuhan di manapun berada dan bertugas.

“Kegiatan ibadah yang juga diikuti oleh prajurit kami Satgas Pamtas Yonif 511/DY ini akan selalu dilaksanakan mengingat akan pentingnya suatu ibadah,” ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan ini juga membawa kesan kasih, persatuan serta memupuk ikatan persaudaraan antara prajurit pos Satgas Yonif 511/DY dengan masyarakat dan juga tokoh agama setempat.

Sementara itu, Gembala di Gereja Baptis Wiyaware Bapak Edi menyampaikan sangat senang karena prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY sangat antusias dalam melaksanakan ibadah bersama dengan masyarakat.

Selain menjalankan ibadah, prajurit TNI juga menjaga situasi keamanan dan kelancaran pelaksanaan di tempat ibadah dengan memberikan pengamanan di Gereja Baptis Wiyaware sehingga menciptakan kedamaian dan ketenangan bagi masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026