Logo Header Antaranews Papua

DKP Papua dorong sistem perikanan terintegrasi lewat "Kampung Nelayan"

Selasa, 30 Juni 2026 20:43 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius Fakhiri bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Imam Djuniawal saat memanen rumput laut Yapen, Papua. (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua mendorong penguatan sistem perikanan terintegrasi melalui pengembangan Kampung Nelayan sebagai upaya meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat rantai pasok, serta mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap sektor kelautan dan perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Imam Djuniawal di Jayapura, Selasa, mengatakan Papua mendapat alokasi 200 Kampung Nelayan dari total 1.000 kampung nelayan yang direncanakan secara nasional oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Konsep kampung nelayan yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga mencakup sistem perikanan terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk budidaya, pengolahan, penyimpanan, dan distribusi," katanya.

Menurut Imam, oleh sebab itu pihaknya berharap konsep ini harus di pahami betul bagi masyarakat yang berada di pesisir Papua.

"Hingga saat ini realisasi pembangunan Kampung Nelayan tersebut masih belum sepenuhnya tercapai karena sejumlah persyaratan teknis dan kesiapan daerah yang perlu dipenuhi,"ujarnya.

Dia menjelaskan konsep Kampung Nelayan yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga mencakup sistem perikanan terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk budidaya, pengolahan, penyimpanan, dan distribusi.

"Sistem tersebut penting untuk menjawab tantangan perubahan iklim yang berdampak langsung pada fluktuasi hasil tangkapan maupun produksi budidaya," katanya lagi.

Dia menambahkan dan perubahan iklim sangat berpengaruh pada produksi karena itu pihaknya dorong sistem yang terintegrasi agar ada keseimbangan antara produksi dan kebutuhan pasar.

"Oleh sebab itu kami sangat berharap masyarakat sangat memahami konsep Kampung Nelayan karena kehadiran akan menjaga kualitas hasil perikanan,"ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026