
Pemkot Jayapura dorong pelaku usaha pahami proses pengadaan barang secara elektronik

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, mendorong pelaku usaha khususnya Orang Asli Papua (OAP) di daerah tersebut untuk lebih memahami proses pengadaan barang secara elektronik.
"Pelaku usaha OAP harus mampu memahami teknologi supaya mudah beradaptasi dengan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah yang berbasis elektronik," kata Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Selasa.
Menurut Rustan, perkembangan digitalisasi telah mengubah sistem pengadaan sehingga pelukan usaha perlu memahami berbagai mekanisme yang dilakukan secara elektronik mulai dari proses tender berbasis teknologi mulai dari penyusunan penawaran hingga penginputan data.
"Dengan demikian kegiatan bimbingan teknis e-purchasing sektor konstruksi melalui katalog elektronik versi enam (V.6) diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan pemahaman terkait pengadaan barang yang dilakukan secara elektronik," ujar dia.
Sistem katalog elektronik memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan layanan jasa konstruksi secara digital sehingga dapat diakses oleh pejabat pembuat komitmen, katanya menjelaskan.
Dia menambahkan kehadiran katalog elektronik menjadi sarana untuk mempertemukan penyedia jasa konstruksi dengan pengguna jasa dalam satu platform yang terintegrasi.
"Sistem katalog elektronik memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan layanan jasa konstruksi secara digital sehingga dapat diakses oleh pejabat pembuat komitmen," katanya.
Dia mengatakan penerapan sistem pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik ini membawa dampak positif yang besar bagi tata kelola pemerintahan di antaranya seluruh proses pengadaan dapat dipantau secara terbuka oleh publik sehingga memudahkan pengawasan dan pertanggungjawaban anggaran.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
