Logo Header Antaranews Papua

Kadin Papua sebut pasar modal jadi peluang pendanaan pelaku usaha lokal

Rabu, 1 Juli 2026 07:52 WIB
Image Print
Ketua Umum Kadin Provinsi Papua, Jacleana Joku (ANTARA/Qadri Pratiwi)

Jayapura (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua menilai pasar modal menjadi salah satu peluang strategis bagi pengembangan dan pendanaan usaha terutama untuk pelaku usaha lokal yang ingin meningkatkan kapasitas bisnis.

Ketua Umum Kadin Provinsi Papua, Jacleana Joku di Jayapura, Selasa,mengatakan akses terhadap pasar modal dapat menjadi alternatif pembiayaan selain perbankan, sekaligus membuka ruang bagi perusahaan lokal untuk berkembang lebih cepat melalui skema penawaran umum atau initial public offering (IPO).

"Pelaku usaha-usaha di wilayah Papua memiliki potensi besar untuk masuk ke pasar modal, karena hampir sebagian besar mereka yang memiliki kinerja stabil dan tata kelola yang mulai tertata dengan baik," katanya.

Menurut Jacleana, meski begitu kesiapan perusahaan menjadi faktor utama yang tidak bisa diabaikan, termasuk dalam hal transparansi laporan keuangan, manajemen usaha, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

"Kami sangat berharap adanya pendampingan dari pihak lembaga terkait seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mitra strategis lainnya agar pelaku usaha dapat memahami proses dan tahapan menuju perusahaan terbuka," ujarnya.

Dia menjelaskan literasi pasar modal bagi pengusaha daerah masih perlu terus ditingkatkan agar tidak hanya perusahaan besar, tetapi juga usaha menengah dapat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

"Kami optimistis, penguatan akses pembiayaan melalui pasar modal akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lebih banyak lapangan kerja di Papua," katanya lagi.

Dia menambahkan melalui pasar modal ini juga diharapkan semakin banyak perusahaan asal Papua yang mampu “naik kelas” sehingga tentunya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026