Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan bangun koperasi penampung hasil bumi warga

Sabtu, 4 Juli 2026 07:21 WIB
Image Print
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Alpius Yigibalom diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) setempat membangun koperasi penampung hasil bumi warga dari delapan kabupaten daerah setempat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Alpius Yigibalom di Wamena, Jumat mengatakan koperasi penampung hasil bumi warga dari delapan kabupaten telah dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026.

“Bapak gubernur kami jadwalkan akan meresmikan beberapa gedung koperasi di Papua Pegunungan untuk menampung hasil bumi warga dari delapan kabupaten. Peresmiannya kemungkinan akan dilakukan pada Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2026,” katanya.

Menurut dia, koperasi yang dibangun ini juga nantinya membantu pemerintah daerah meningkatkan kerja sama antar daerah di Papua.

“Koperasi yang kami bangun ini selain menampung hasil bumi warga delapan kabupaten di Papua Pegunungan, juga menampung hasil laut dari Kabupaten Biak Numfor selum didistribusikan kepada masyarakat di sini,” ujarnya.

Dia menjelaskan kerja sama antara Pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Biak Numfor sangat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.

“Bayangkan kalau hasil bumi masyarakat di Papua Pegunungan ditampung dan dikirim ke Kabupaten Biak Numfor maka ekonomi masyarakat meningkat karena mereka memperoleh pendapatan langsung d ari pemerintah karena hasil buminya dibeli tanpa harus dibawa ke pasar,” katanya.

Dia menambahkan sementara hasil laut dari Kabupaten Biak dapat menekan harga kemahalan ikan di wilayah Papua Pegunungan.

“Harga ikan ekor kuning atau tuna per potong ukuran kecil di Wamena dijual dengan harga Rp50.000, seandainya kerja sama ini terus dilanjutkan maka harga per potongnya bisa diturunkan sehingga masyarakat dapat memperoleh ikan air laut dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Pemprov Papua Pegunungan pada Tahun 2025 telah mengirimkan 1 ton sayur mayur dan buah-buah-buahan segar ke Kabupaten Biak Numfor dan sebaliknya ikan air laut 1 ton dikirim ke wilayah Papua Pegunungan dan ini merupakan komitmen kedua daerah dalam memperkuat perdagangan dan ekonomi masyarakat.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026