
Pemprov Papua perkuat potensi ekspor wilayah perbatasan RI-PNG

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Papua memperkuat potensi perdagangan dan ekspor di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini (PNG) melalui kerja sama lintas batas yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir.
Asisten Bidang Administrasi dan Umum Setda Papua, Suzana Wanggai di Jayapura, Senin, mengatakan kini pihaknya sedang melakukan persiapan kegiatan kerja sama perbatasan RI–PNG yakni Border Trade Fair di mana kini telah memasuki tahun kelima pelaksanaan.
"Pada Selasa (30/6) kami mengelar rapat perdana persiapan Border Trade Fair bersama instansi terkait di mana kegiatan ini sangat penting untuk membuka kerja sama ekspor RI-PNG," katanya.
Menurut Suzana, produk UMKM Papua telah memiliki peluang untuk masuk ke pasar PNG, namun masih diperlukan penguatan dari sisi pembinaan, kesiapan produksi, hingga keberlanjutan akses pasar.
"Oleh sebab itu kegiatan lintas batas tersebut menjadi salah satu wadah penting dalam memperkuat hubungan ekonomi masyarakat di kedua wilayah, khususnya bagi pelaku usaha," ujarnya.
Dia menjelaskan potensi ekspor di wilayah perbatasan ini sebenarnya ada dan sudah pernah berjalan, hanya saja belum sepenuhnya berkelanjutan sehingga ini menjadi perhatian bersama untuk memperkuat UMKM Papua yang berkelanjutan.
"Untuk itu kami akan terus melakukan upaya-upaya pemasaran UMKM sehingga kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat di wilayah perbatasan,” katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya meminta Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama (BPPK) Provinsi Papua agar terus melakukan evaluasi dan koordinasi dengan instansi terkait khususnya dalam hal pengembangan UMKM sehingga kerja sama dengan negara tetangga bisa terwujud.
"Memang tidak mudah untuk menarik investor asing karena membutuhkan kesiapan yang besar oleh sebab itu setiap pelaksanaan kegiatan Border Trade Fair kami melakukan evaluasi agar ke depan ada UMKM Papua bisa go internasional," ujarnya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
