
Pemprov Papua tetapkan lima daerah sebagai pengembangan cabai

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Pertanian setempat menetapkan lima kabupaten/kota sebagai kawasan pengembangan komoditas cabai guna meningkatkan produksi sekaligus menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di daerah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Lunanka Daimboa, di Jayapura Selasa, mengatakan lima daerah penerima program tersebut meliputi Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, Mamberamo Raya dan Waropen.
"Program ini merupakan salah satu upaya kami dalam mengatasi ketersediaan komoditas cabai yang selama ini mengalami harga tidak stabil," katanya.
Menurut Lunanka, program tersebut mendapatkan dukungan dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura sehingga para petani mendapatkan bantuan perluasan areal tanam seluas 10 hektare di masing-masing daerah.
"Selain dukungan perluasan areal tanam, kami juga terus memperkuat peran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani, mulai dari proses budidaya hingga pengelolaan usaha tani agar produktivitas tanaman cabai terus meningkat," ujarnya.
Dia menjelaskan dari lima kabupaten setempat pihaknya memproyeksikan Kabupaten Waropen menjadi pusat pengembangan komoditas cabai di Provinsi Papua karena dinilai memiliki potensi lahan yang mendukung pengembangan hortikultura.
"Melalui program tersebut Pemerintah Provinsi Papua berharap produksi cabai di wilayahnya semakin meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah," katanya lagi.
Dia menambahkan pengembangan kawasan cabai juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Papua.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
