Logo Header Antaranews Papua

Gubernur Fakhiri usul percepatan pembangunan sembilan jalan strategis di Papua

Rabu, 8 Juli 2026 07:45 WIB
Image Print
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri saat melakukan audiensi bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (7/7). (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mengusulkan percepatan pembangunan sembilan ruas jalan strategis kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua.

"Pembangunan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat, serta menekan biaya logistik yang masih tinggi," katanya usai melakukan audiensi bersama Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, Selasa (7/7).

Menurutnya, konektivitas darat merupakan fondasi penting bagi pengembangan ekonomi Papua, terutama untuk menghubungkan sentra produksi dengan pusat perdagangan.

"Kami datang karena konektivitas Papua, khususnya jalur darat, sangat penting untuk membuka akses ekonomi masyarakat," ujarnya.

Dalam pertemuan itu pihaknya mengajukan dukungan penanganan sembilan ruas jalan strategis, yakni ruas Sumberbaba–Dawai di Kabupaten Kepulauan Yapen, Botawa–Koweda–Barapasi di Kabupaten Waropen, kemudian Burmeso–Koweda–Barapasi di Kabupaten Mamberamo Raya.

"Lalu ada juga di Waibron–Depapre dan Warumbaim–Berap–Demta, Kabupaten Jayapural. Ada juga Waena–Arso V di Kabupaten Keerom serta Junction–Wardo di Kabupaten Biak Numfor dan Kemiri–Depapre dua jalur di Kabupaten Jayapura, terakhir Jayapura–Sarmi dua jalur," kata Gubernur Fakhiri.

Dia menambahkan ruas-ruas tersebut memiliki peran strategis dalam membangun jaringan transportasi darat di kawasan utara Papua dan mendukung akses antardaerah.

"Dengan akses jalan yang memadai akan memudahkan masyarakat di kampung mengangkut hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan komoditas lokal lainnya, dengan biaya yang lebih efisien. Infrastruktur tersebut juga diyakini dapat menekan harga kebutuhan pokok, khususnya di wilayah pegunungan yang selama ini menghadapi tingginya biaya distribusi," ujar Gubernur Papua Mathius D Fakhiri.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026