Logo Header Antaranews Papua

Yonif 511/DY ajak masyarakat Tolikara jaga keamanan dan ketertiban

Rabu, 8 Juli 2026 07:45 WIB
Image Print
Wadanpos Kanggime Satgas Pamtas Yonif 511/DY Letda Inf Arief Reskianto memberikan pesan-pesan kedamaian di hadapan masyarakat dalam Gereja GIDI Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY mengajak masyarakat khususnya di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.

Pernyataan itu disampaikan Wadanpos Kanggime Satgas Pamtas Yonif 511/DY Letda Inf Arief Reskianto saat melaksanakan melaksanakan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di Gereja GIDI Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.

“Rata-rata masyarakat di daerah penugasan adalah Kristen, maka sosialisasi ini sangat efektif dalam mengajak masyarakat menjaga kamtibmas sehingga seluruh aktifitas dapat berjalan baik,” kata Arief melalui keterangannya di Wamena, Selasa.

Menurut dia, sosialisasi yang dilakukan bersama dengan tokoh masyarakat Kanggime itu dilakukan agar masyarakat dapat menerima dengan baik apa yang disampaikan Satgas Pamtas.

“Kami datang bersama Kepala Suku Kanggime Bapak Alis Gurik untuk melakukan kunjungan persaudaraan ke Gereja GIDI Kanggime untuk memberikan pesan-pesan kamtibmas,” ujarnya.

Arief mengaku kedatangan Satgas Pamtas tersebut diterima dengan hangat oleh Pendeta Lani selaku pemimpin jemaat setempat.

“Suasana penuh kekeluargaan tercipta saat mereka saling bersalaman dan menyampaikan salam damai, sebagai simbol kebersamaan, rasa hormat yang tulus serta tekad untuk berdiri bahu-membahu melayani dan menjaga seluruh masyarakat Distrik Kanggime,” katanya.

Dia mengatakan kehadiran Satgas itu bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan bukti nyata persaudaraan yang melampaui batas peran, latar belakang maupun keyakinan.

Menurut dia, semangat yang diusung bersaudara, bersatu, menjaga damai menjadi landasan bersama untuk menanam benih toleransi, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan pemersatu dan mewujudkan lingkungan yang aman, rukun, serta sejahtera bagi semua orang, sesuai nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi baik dalam tatanan Nasional maupun Internasional.

“Kita percaya bahwa kedamaian tidak akan terwujud sendirian, melainkan harus dibangun, dipelihara dan dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Semoga langkah kecil ini menjadi awal persaudaraan yang kian kokoh dan membawa berkat serta kemajuan bagi seluruh wilayah Kanggime dan sekitarnya,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026