Logo Header Antaranews Papua

Polda Papua gencar sosialisasikan keselamatan lalu lintas warga

Rabu, 8 Juli 2026 07:49 WIB
Image Print
Direktur Lalu Lintas Polda Papua Kombes Pol Indra Kurniawan Mangungsong (kanan). ANTARA/HO-Dokumen Pribadi

Jayapura (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua gencar melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat setempat sebagai upaya menekan angka kecelakaan.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Kombes Pol Indra Kurniawan Mangungsong di Jayapura, Selasa, mengatakan pihaknya mencatat selama periode Januari hingga Juni 2026 sebanyak 1.106 kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polda Papua.

Dari jumlah tersebut tercatat 61 orang meninggal dunia, 612 orang mengalami luka berat, dan 1.039 orang mengalami luka ringan, dengan total kerugian material mencapai sekitar Rp2,9 miliar," katanya.

Menurut Kurniawan, tingginya angka kecelakaan menjadi perhatian serius dari kepolisian untuk terus meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

"Luas wilayah Papua yang mencakup 21 kabupaten/kota dengan kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang beragam menjadi salah satu tantangan dalam menekan angka kecelakaan," ujarnya.

Dia menjelaskan Ditlantas Polda Papua terus mengoptimalkan kegiatan preventif dengan menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat agar semakin disiplin dalam berlalu lintas.

Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengemudikan kendaraan apabila kondisi fisik tidak dalam kondisi fit ataupun kendaraan tidak layak jalan karena hal itu sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," katanya.

Dia menambahkan sebagai langkah pencegahan, Ditlantas Polda Papua juga rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan tes minuman beralkohol terhadap pengemudi angkutan umum saat operasi patuh maupun menjelang arus mudik hari raya keagamaan.

"Pemeriksaan dilakukan di terminal untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan layak mengemudikan kendaraan," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026