Logo Header Antaranews Papua

Percepat pembangunan lewat konektivitas internet Papua Pegunungan

Rabu, 8 Juli 2026 14:06 WIB
Image Print
Pemerintah Daerah dan ISP Papua Apresiasi Kehadiran Community Gateway Wamena

Wamena (ANTARA) - Kehadiran Community Gateway Stasiun Bumi Sedang (SBS) di wilayah Papua Pegunungan membangkitkan asa mempercepat pembangunan melalui jaringan telekomunikasi.

Community Gateway SBS Wamena, Kabupaten Jayawijaya, merupakan infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan. Infrastruktur tersebut dibangun untuk menjawab keterbatasan jaringan terestrial sekaligus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan komunikasi di wilayah tersebut.

Wilayah Papua Pegunungan yang terdiri atas delapan kabupaten termasuk dalam daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T sehingga sentuhan perhatian pemerintah sangat perlu dilakukan. Delapan kabupaten itu ialah Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Yakuhimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya, Nduga.

Akses internet di wilayah Papua Pegunungan sangat terbatas dan hal ini mengganggu pelayanan pendidikan, kesehatan, perkantoran, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta kepentingan lainnya yang membutuhkan dukungan konektivitas internet.

Community Gateway SBS yang dibangun di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memberikan secercah harapan bagi peningkatan konektivitas jaringan internet di wilayah tersebut.

Awalnya, kapasitas jaringan internet di wilayah ini hanya 7 Gigabit per detik (Gbps), namun setelah adanya pembangunan Community Gateway SBS maka kemampuan jaringan internet telah bertambah dan bisa meningkat hingga 40 Gbps.

Pembangunan Community Gateway SBS Wamena menjadi terobosan besar yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) RI dengan melibatkan mitra pemerintah yakni Telkom Grup.

Community Gateway SBS telah dibangun di dua daerah di Tanah Papua yakni Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dan Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Khusus untuk Kabupaten Merauke, Community Gateway SBS yang dibangun berfungsi sebagai backup link, sementara yang di Wamena dibangun sebagai jalur utama konektivitas di Papua Pegunungan.

Dengan akses jaringan internet yang semakin baik maka diharapkan pelayanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan, UMKM semakin meningkat dan masyarakat semakin sejahtera.

‎“Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Di sinilah Community Gateway Wamena berperan penting, mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis, mengubah wilayah untuk siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan Wamena punya peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan, namun masih menghadapi tantangan konektivitas akibat kondisi geografis dan keterbatasan jaringan terestrial.

“Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital,” ujarnya.

Setelah adanya pembangunan Community Gateway Wamena para pelajar di satuan pendidikan mulai SD-SMA/SMK dapat mengakses fasilitas internet dengan baik untuk mempermudah memperoleh informasi pelajaran.

Selain itu, petugas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit juga dapat melaporkan kegiatan hariannya menggunakan fasilitas internet yang semakin baik. Para pelaku UMKM dapat dengan mudah menjual produk melalui media sosial, serta transaksi di setiap UMKM dapat dilakukan secara daring dengan memanfaatkan fasilitas internet.

Laporan keuangan, kependudukan maupun laporan lainnya dapat dilakukan dengan mudah karena fasilitas internet di Papua Pegunungan secara umum telah meningkat hingga 40 Gbps.

Pembangunan Community Gateway Wamena mendapatkan respon positif dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan karena menganggap ini merupakan terobosan luar biasa oleh pemerintah pusat.

Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol menilai pembangunan Community Gateway Wamena sejaka dengan transformasi percepatan pembangunan yang digalakkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Selain itu, sejalan dengan visi misi pemerintahannya bersama Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dalam mempercepat pembangunan delapan kabupaten melalui sentuhan peningkatan internet.

Fiber optik

Untuk pengembangan jaringan telekomunikasi di tahun-tahun mendatang, Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP) mendorong wilayah Papua Pegunungan harus menggunakan fiber optik.

Untuk mewujudkan pemasangan fiber optik, tim KEPP OKP telah melakukan survei secara langsung dengan menyusuri lokasi pemasangan yang tidak lain adalah jalan trans Jayapura-Wamena. Jarak Jayapura-Wamena kurang lebih 585 km.

Tentu ini bukan hal yang mudah, dan juga bukan sesuatu yang “bimsalabim” dapat terpasang dalam waktu semalam. Tetapi ini memerlukan perencanaan yang matang, juga biaya yang besar untuk dapat membangun jaringan telekomunikasi yang berkualitas di Papua Pegunungan.

“Kabel fiber optik saat ini sudah sampai di Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Nanti akan kami dorong hingga dapat sampai ke Wamena,” kata Ketua KEPP OKP Velix V Wanggai.

Dengan adanya penambahan pembangunan infrastruktur fiber optik, maka jaringan internet ke depan akan semakin baik di wilayah Papua Pegunungan. Kekuatan internet akan sama seperti yang digunakan oleh masyarakat di Pulau Jawa.

Oleh sebab itu, ke depan dengan semakin baiknya pembangunan infrastruktur digital, maka percepatan pembangunan, sektor UMKM menjadi meningkat, para pelajar dapat mengakses layanan pendidikan dengan baik, pelaporan kesehatan pun baik sehingga kemandirian dan kesejahteraan masyarakat yang diharapkan terwujud di Papua Pegunungan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Percepat pembangunan lewat konektivitas internet di Papua Pegunungan



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026