Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Jayawijaya sebut ada 224 kuota guru honorer K2 pada 2026

Rabu, 8 Juli 2026 14:08 WIB
Image Print
Kepala Disdik Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat menyebut 224 kuota guru honorer dalam formasi kategori dua (K2) tahun 2026.

Kepala Disdik Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso di Wamena, Rabu mengatakan dari total kuota pegawai honorer K2 yang diusulkan menjadi calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2026 kurang lebih sebanyak 600 orang.

“Kami ingin menyampaikan dari kuota pegawai honorer K2 Kabupaten Jayawijaya, 224 atau lebih sedikit itu milik formasi guru mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK,” katanya.

Menurut dia, 224 formasi guru dalam K2 Kabupaten Jayawijaya itu tidak ada namanya kebijakan khusus untuk orang asli Papua (OAP) tetapi digabung.

“Dalam pengangkatan tenaga guru honorer K2 tidak ada namanya formasi khusus OAP, tetapi digabung sesuai masa kerja yang telah ditentukan,” ujarnya.

Dia menjelaskan masa kerja yang menjadi prioritas dalam pengangkatan guru honorer K2 mulai dari 2015, 2014, 2013 ke bawah.

“Guru yang dapat direkomendasikan masuk dalam formasi CASN K2 adalah mereka yang telah mengabdi menjadi tenaga guru 2015, 2014, 2013 ke bawah. Jadi batasnya adalah tahun 2015, sementara tahun 2016 ke atas belum kami rekomendasikan,” katanya.

Dia menambahkan untuk guru honorer di atas tahun 2016 bisa mengikuti tahapan seleksi CASN jalur lainnya atau umum.

“Kami bersama bapak bupati sudah melakukan pertemuan dengan hampir seluruh tenaga guru honorer di Jayawijaya dan menyampaikan terkait kebijakan pengangkatan CASN formasi K2. Bapak bupati sendiri yang telah bertemu, mengabsen nama-nama yang masuk dalam guru honorer sekaligus melakukan verifikasi manual untuk memastikan nama guru dan orangnya benar-benar ada dan mengabdi,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026