
Papua Pegunungan butuh percepatan bangun pendidikan dan kesehatan

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, sangat diperlukan guna meningkatkan kesejahteraan rakyat di delapan kabupaten wilayah itu.
"Kami punya infrastruktur seperti jalan masih perlu ditingkatkan untuk menghubungkan satu daerah ke daerah lain, mutu pendidikan dan kesehatan masih perlu ditingkatkan sehingga dapat berdampak langsung kepada masyarakat di Papua Pegunungan," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papeg Elai Giban dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis.
Menurut dia, Orang Asli Papua (OAP) di enam provinsi Tanah Papua memiliki keinginan kuat untuk maju dan berkembang seperti saudara-saudara wilayah Indonesia lainnya.
"Masyarakat di Papua membutuhkan campur tangan pemerintah pusat secara nyata, khususnya dalam meningkatkan akses infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi," ujarnya.
Untuk membangun Papua lebih maju dan berkembang, lanjut dia, dibutuhkan komitmen dan keseriusan pemerintah pusat dalam memberikan kebijakan yang berpihak langsung kepada OAP.
"Kami hanya ingin kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat itu benar-benr berpihak kepada OAP sehingga pembangunan fisik, Pendidikan, Kesehatan, ekonomi dapat terus meningkat dari Waktu ke Waktu," katanya.
Dia menambahkan masa depan OAP khususnya generasi muda ditentukan oleh program dan kebijakan pemerintah pusat yang benar-benar berpihak kepada OAP.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, karena saat ini perhatian dalam sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan telah baik, dimana adanya pembangunan jalan, rumah sakit diberikan pendampingan oleh Kemenkes, serta anak-anak kita sejak SMA telah disekolahkan ke luar Papua," ujarnya.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papeg Elai Giban mewakili Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menghadiri kegiatan Majelis Rakyat Papua (MRP) se-Papua yang dilaksanakan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, beberapa Waktu lalu.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
