Logo Header Antaranews Papua

BPN Papua sosialisasikan persoalan tanah sengketa bagi masyarakat lewat film "Tanah Sengketa"

Jumat, 10 Juli 2026 06:13 WIB
Image Print
Suasana nobar film "Tanah Sengketa" yang digelar Kanwil BPN Papua di Jayapura, Kamis (9/7/2026). ANTARA/Ardiles Leloltery

Jayapura, Papua (ANTARA) - Kantor Wilayah Badan Pertahanan Nasional (BPN) Provinsi Papua menyosialisasikan persoalan tanah sengketa bagi masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar) film "Tanah Sengketa" di Kota Jayapura, Papua, Kamis.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Papua Roy Wayoi di Jayapura, Kamis, mengatakan kegiatan nobar film "Tanah Sengketa" bukan sekadar hiburan tetapi merupakan suatu inovasi dalam menyampaikan informasi dan kebijakan strategis mengenai pertanahan kepada masyarakat luas.

"Melalui film ini kami akan memberikan edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengetahui terkait persoalan tanah di Indonesia maupun di Papua," katanya.

Menurut Roy, sosialisasi melalui media visual dilakukan agar pesan dan informasi yang disampaikan lebih komunikatif dan mudah dipahami oleh masyarakat.

"Selama ini informasi terkait kebijakan pembangunan dan pertanahan lebih banyak disampaikan dalam ruang pemerintah seperti rapat maupun seminar, sehingga dengan adanya media visual ini diharapkan pendekatan komunikasi publik lebih menyentuh berbagai lapisan masyarakat," ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan nobar tersebut merupakan salah satu inovasi Kanwil BPN Papua untuk lebih mendekatkan komunikasi dengan kebijakan pembangunan serta permasalahan di bidang pertanahan.

Dia mengatakan masalah pertanahan tidak bisa dilihat dari satu sudut pandang saja karena memiliki dimensi yang sangat luas dan kompleks seperti dimensi sosial, hukum, politik, sejarah, dan agama sehingga proses penyelesaian harus melihat dimensi-dimensi tersebut.

"Tugas Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional adalah mendaftarkan bidang-bidang tanah yang statusnya sudah bersih dan jelas (clean and clear)," katanya lagi.

Dia menambahkan ke depan, jika terjadi sengketa, konflik, ataupun masalah di tengah masyarakat terkait pertanahan, maka masyarakat diimbau agar persoalan tersebut dirembuk bersama untuk dicarikan solusi.

Kegiatan nobar film "Tanah Sengketa" saat ini masih terbatas yang melibatkan jajaran Kantor Pertanahan Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Ikatan Penjabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dan seluruh keluarga besar Kanwil BPN Papua.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026