Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Jayawijaya dorong atraksi sosial budaya pada FBLB 2026

Senin, 13 Juli 2026 10:48 WIB
Image Print
Kabid Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Jayawijaya Naftali F Rumbiak diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. ANTARA/Yudhi Efendi

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat mendorong atraksi sosial budaya pada Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 tahun 2026.

Kabid Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Jayawijaya Naftali F Rumbiak di Wamena, Sabtu, mengatakan pada FBLB tahun ini tidak ada pertunjukan perang-perangan asli dari daerah ini.

“Kami pastikan FBLB tahun 2026 tidak ada atraksi perang, tetapi diganti dengan atraksi sosial budaya dari masyarakat asli di Jayawijaya,” katanya.

Menurut dia, sosial budaya yang ditampilkan pada FBLB ke-34 adalah kebiasaan masyarakat di Jayawijaya yang mulai ditinggalkan tetapi pernah ada.

“Kami akan membuat atraksi sosial budaya yang bermakna, diambil dari cerita-cerita rakyat Jayawijaya zaman dulu tetapi mulai ditinggalkan saat ini. Selain itu ada juga berbagai macam lomba dan tari-tarian asli Jayawijaya,” ujarnya.

Dia menjelaskan konsep pada FBLB ke-34 tahun 2026 bagaimana menampilkan cerita budaya masyarakat asli Jayawijaya sejak zaman dulu, tetapi mulai hilang di zaman modern saat ini.

“Kami contohkan budaya potong jari itu saat ini sudah tidak ada, tetapi pernah ada di kalangan masyarakat asli Jayawijaya karena bentuk kesedihan mendalam atas kepergian keluarga dekat,” katanya.

Dia menyebut sebanyak lima sanggar yang telah mendaftar ke Disbudpar Kabupaten Jayawijaya untuk menampilkan atraksi sosial budaya pada kegiatan budaya yang masuk dalam karisma event nusantara atau KEN.

“Kami berharap lima sanggar yang dipercayakan ini dapat membawakan atraksi sosial budaya dengan sangat baik dan belum pernah ada sehingga membuat wisatawan asing maupun nusantara terkesima melihat pertunjukan itu,” ujarnya.

FBLB ke-34 akan dilaksanakan selama dua hari pada 7-8 Agustus 2026 di Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026