Logo Header Antaranews Papua

Bupati Jayapura pastikan 750 tenaga honorer tidak dirumahkan

Rabu, 15 Juli 2026 12:35 WIB
Image Print
Bupati Jayapura Yunus Wonda (kanan) memimpin apel pagi pada Senin (13/7/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayapura

Jayapura (ANTARA) - Bupati Jayapura, Papua Yunus Wonda memastikan sebanyak 750 pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura tidak dirumahkan.

"Pemkab Jayapura memastikan sebanyak 750 tenaga honorer tidak akan dirumahkan sehingga kami akan mencari solusi untuk bagaimana mereka ini bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai ketentuan yang berlaku," katanya dalam keterangannya di Jayapura, Selasa.

Menurut Wonda, kepastian tenaga honorer tidak dirumahkan merupakan salah satu pembahasan pihaknya bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Pemerintah pusat memang telah beberapa kali meminta pemerintah daerah untuk menghentikan atau merumahkan tenaga honorer namun kami memilih untuk mencari solusi untuk mempertimbangkan masa pengabdian mereka yang telah bekerja hingga puluhan tahun," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk itu pihaknya mengimbau kepada seluruh pegawai honorer untuk tetap bekerja dan melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

"Ke depan kami segera melakukan penataan sehingga seluruh tenaga honorer ini bisa diangkat sebagai ASN sesuai formasi yang kami peroleh dan mekanisme yang berlaku," katanya lagi.

Dia menambahkan setelah proses penataan ini selesai maka pemerintah daerah tidak akan lagi tenaga honorer baru sehingga diharapkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memperhatikan hal tersebut.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026