Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua mulai siapkan PLBN Kampung Pund jadi ekonomi perbatasan RI-PNG

Rabu, 15 Juli 2026 12:36 WIB
Image Print
Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Provinsi Papua Barnabas Taygat bersama tim saat melihat Pos perbatasan di Kampung Pund, Kabupaten Keerom, Papua pada Sabtu (12/7) (ANTARA/HO- Pemprov Papua)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai menyiapkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Kampung Pund di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama Provinsi Papua Barnabas Taygat di Jayapura, Selasa, mengatakan pembangunan PLBN Kampung Pund merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan infrastruktur strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai pintu keluar masuk negara, tetapi juga sebagai pusat pelayanan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

"Pada Sabtu (12/7) kami bersama Delegasi West Sepik Province dan Walsa LLG Investment, Papua New Guinea melakukan kunjungan ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom," katanya.

Menurut Barnabas, pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan dukungan kedua negara terhadap percepatan pembangunan PLBN sebagai infrastruktur strategis di kawasan perbatasan.

"Untuk itu kami berharap PLBN Kampung Pund dapat menjadi penggerak pembangunan di kawasan perbatasan, baik dari sisi pelayanan, keamanan, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dia menjelaskan karena keberadaan PLBN tersebut akan membuka peluang bagi pengembangan perdagangan, investasi, serta memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan Papua dan Papua Nugini.

"Kami bakal terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Keerom, serta berbagai pemangku kepentingan agar pembangunan PLBN Kampung Pund dapat berjalan sesuai rencana," katanya.

Dia menambahkan dengan begitu pastinya memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan konektivitas kawasan perbatasan.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026