Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua bersama UNICEF luncurkan dasbor pemantauan Program MBG

Kamis, 16 Juli 2026 04:46 WIB
Image Print
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Yohanes Walilo bersama instansi terkait saat meluncurkan dan sosialisasi dasbor satuan tugas Program MBG bertempat Kota Jayapura, Papua, Rabu (15/7/2026) ANTARA/Qadri Pratiwi

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua bersama UNICEF, dengan dukungan China International Development Cooperation Agency (CIDCA), meluncurkan dasbor pemantauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memperkuat tata kelola, koordinasi, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan program.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Yohanes Walilo di Jayapura, Rabu, mengatakan peluncuran dasbor tersebut menjadi langkah strategis untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan berbasis data dalam pelaksanaan Program MBG.

"Program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi Papua yang sehat, cerdas, kuat, dan mampu bersaing di masa depan," katanya usai peluncuran dan sosialisasi dasbor Satuan Tugas Program MBG di Jayapura, Rabu.

Menurut Yohanes, tantangan geografis Papua yang meliputi wilayah pegunungan, pesisir, kepulauan, hingga daerah terpencil memerlukan pendekatan pelayanan yang adaptif dan kolaboratif.

Oleh karena itu, keberhasilan Program MBG membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

"Program MBG berkaitan dengan kualitas gizi, keamanan pangan, higiene sanitasi, distribusi, pengelolaan limbah, hingga kepastian bahwa setiap anak benar-benar menerima manfaat secara layak dan bermartabat. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program," ujarnya.

Ia menjelaskan melalui dasbor tersebut pemerintah dapat memantau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), jumlah penerima manfaat, cakupan sekolah, keamanan pangan, higiene sanitasi, pengelolaan limbah, berbagai kendala di lapangan, hingga tindak lanjut penyelesaiannya.

"Kami berharap setiap perangkat daerah serta anggota kelompok kerja dan satuan tugas MBG dapat memperbarui data secara berkala dengan informasi yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga hasil pemantauan menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada anak-anak Papua," katanya.

Sementara itu, Kepala UNICEF Papua Aminuddin Mohammad Ramdan mengatakan dasbor tersebut dirancang untuk menghimpun berbagai data penting terkait pelaksanaan Program MBG, mulai dari jumlah penerima manfaat, sekolah penerima program, operasional SPPG, hingga laporan kejadian seperti dugaan keracunan makanan.

"Dasbor ini akan membantu pemerintah daerah melakukan pemantauan secara waktu nyata sehingga setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat direspons lebih cepat dan setiap kebijakan yang diambil benar-benar didasarkan pada data," katanya.

Menurut Aminuddin, selain mengembangkan sistem digital, UNICEF juga memberikan dukungan teknis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat operasional 14 SPPG milik Badan Gizi Nasional (BGN), yang terdiri atas tujuh SPPG di Kota dan Kabupaten Jayapura serta tujuh SPPG di Kabupaten Biak Numfor.

"Kami berharap cakupan dasbor pemantauan Program MBG dapat diperluas secara bertahap hingga menjangkau seluruh wilayah Provinsi Papua sehingga pelaksanaan program berjalan lebih efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi anak-anak Papua," ujarnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Papua-UNICEF luncurkan dasbor pemantauan Program MBG



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026