
Pemprov dorong generasi muda tempuh pendidikan dokter

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mendorong generasi muda daerah setempat dapat menempuh pendidikan dokter di berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah ini.
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu, mengatakan sektor kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas dalam pembangunan lima tahun ke depan.
"Untuk mewujudkan kesehatan berkualitas di Papua Pegunungan hal yang harus dilakukan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk dapat menempuh pendidikan tenaga kesehatan, khususnya dokter," katanya.
Menurut dia, kerja sama kesehatan yang telah ditandatangani bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan 14 rumah sakit ternama di Indonesia bukan hanya mendorong pelayanan kesehatan lebih baik di Papua Pegunungan tetapi juga dapat membantu meningkatkan SDM generasi muda daerah ini.
"Kami berharap kerja sama yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu bersama Kemenkes, dapat berdampak juga kepada anak-anak kita yang ingin bersekolah menjadi dokter maupun melanjutkan pendidikan dokter spesialis supaya dipermudah," ujarnya.
Dia menjelaskan SDM putra dan putri generasi muda Papua Pegunungan harus dipersiapkan secara baik di sektor kesehatan, sehingga sarana prasarana kesehatan yang nantinya terbangun di daerah ini dapat dikelola oleh anak-anak asli setempat.
"Rumah Sakit Provinsi Papua Pegunungan ketika terbangun nanti atas dukungan Kemenkes, kami ingin anak-anak kita yang nanti menjadi dokter dan tenaga medis lainnya sehingga dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di sini," katanya.
Dia menambahkan layanan kesehatan lain seperti puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD) telah ada di delapan kabupaten, sehingga membutuhkan tenaga kesehatan yang banyak untuk ditempatkan di daerah-daerah itu guna memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.
"Papua Pegunungan memiliki wilayah yang cukup luas, selain memiliki daerah perbatasan dengan Papua Nugini tetapi juga termasuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T maka membutuhkan keseriusan pemerintah untuk menangani semua permasalahan sosial yang ada," ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
