
Pemkab Jayawijaya sebut PAUD fondasi karakter dan kecerdasan generasi muda

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan menyatakan pendidikan anak usia dini atau PAUD merupakan fondasi awal dalam membina karakter dan kecerdasan generasi muda daerah setempat.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib di Wamena, Selasa mengatakan PAUD merupakan pilar fondasi yang sangat krusial dalam membentuk karakter, kecerdasan dan masa depan anak-anak di daerah ini.
“Masa usia emas atau golden age adalah periode di mana perkembangan otak anak berjalan sangat pesat dan itu diperoleh pada PAUD,” katanya pada pelantikan pengurus kelompok kerja atau Pokja Bunda PAUD Kabupaten Jayawijaya.
Menurut dia, keberadaan Pokja Bunda PAUD memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dan menjadi motor penggerak untuk mensosialisasikan, memfasilitasi dan mendorong layanan PAUD yang berkualitas.
“Pokja Bunda PAUD dapat mendorong layanan PAUD yang berkualitas, inklusif dan holistik integratif yaitu pemenuhan kebutuhan pendidikan dan pengasuhan, kesehatan dan gizi, perlindungan serta kesejahteraan anak di seluruh wilayah Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Dia berharap kepada pengurus Pokja Bunda PAUD yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi, menyusun rencana kerja yang realistis, terukur dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu satuan PAUD.
“Kami berharap pokja ini menjalin kolaborasi antar lintas sektor, mulai dari dinas terkait, PKK hingga organisasi mitra PAUD lainnya. Kami juga mengajak kepada pengurus untuk selalu memastikan bahwa layanan PAUD dapat berjalan dengan baik dan lancar di Kabupaten Jayawijaya,” katanya.
Dia menambahkan layanan PAUD tidak hanya mencakup aspek pendidikan dasar tetapi juga pemenuhan gizi, perlindungan anak dan pengasuhan yang layak untuk menekan stunting atau pertumbuhan lambat.
“Pokja ini juga dapat mendorong terbentuknya dan aktifnya Bunda PAUD di tingkat distrik, kampung dan kelurahan agar layanan edukasi ini dapat merata di seluruh wilayah Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
