
Pemkab Jayawijaya dorong 800 CASN formasi 2024 donor darah sebelum terima SK

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong sebanyak 800 calon aparatur sipil negara (CASN) formasi tahun 2024 mendonorkan darah sebelum menerima surat keputusan (SK) pegawai.
Hal itu disampaikan Bupati Jayawijaya Atenius Murib saat menyampaikan arahan kepada 800 CASN formasi tahun 2024 di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya.
Atenius Murib di Wamena, Selasa, mengatakan sebelum 800 CASN menerima SK, mereka diwajibkan untuk melakukan donor darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jayawijaya.
“Kami berharap kepada 800 CASN yang telah lulus seleksi agar dapat membantu pemenuhan darah di Kabupaten Jayawijaya dengan melakukan donor darah pada tanggal 22 dan 23 Juli 2026. Kalian nanti berkoordinasi dengan ketua PMI Kabupaten Jayawijaya Ludya E Logo untuk proses donor darah sebelum pemberian SK CASN,” katanya.
Menurut dia, donor darah sangat baik dilakukan setiap manusia saat tubuhnya memenuhi syarat kriteria dalam proses tersebut, karena dapat membantu meningkatkan kesehatan dan juga dapat memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Jayawijaya.
“Donor darah itu sangat baik untuk kesehatan, seperti oli kendaraan harus sering diganti supaya kendaraan menjadi baik, begitu pula tubuh manusia harus juga sering melakukan donor darah supaya darahnya diganti dengan darah yang baru. Selain itu, kegiatan donor darah dapat memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.
Dia menjelaskan kebutuhan darah di Kabupaten Jayawijaya cukup tinggi dan terkadang PMI Kabupaten Jayawijaya kesusahan memenuhi kebutuhan darah di daerah ini.
“Tentu dengan 800 CASN yang dapat mendonorkan darahnya maka kebutuhan darah untuk membantu pelayanan kesehatan di Kabupaten Jayawijaya dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Kabupaten Jayawijaya Pius Wetipo mengatakan penyerahan SK CASN formasi 2024 akan dilakukan pada Jumat (24/7).
“Saat pertemuan antara CASN dengan pak bupati hari ini (Selasa) hanya 702 orang yang hadir dari 800 orang yang tidak ada masalah administrasi. Kami berharap mereka dapat mengikuti instruksi pak bupati dan pada saat penerimaan SK CASN pada Jumat mereka wajib hadir,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
