
Program LUTD PLN jangkau 3.034 keluarga prasejahtera di Tanah Papua

Jayapura (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat mencatat per 21 Juli 2026 sebanyak 3.034 keluarga prasejahtera di Tanah Papua telah memperoleh sambungan listrik gratis melalui Program Light Up The Dream (LUTD).
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur di Jayapura, Selasa, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kepedulian insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat memperoleh sambungan listrik secara mandiri.
"Program LUTD merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menghadirkan akses energi yang merata, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum mampu menikmati layanan listrik secara mandiri," katanya.
Menurut Roberth, kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga menjadi penunjang aktivitas belajar anak-anak, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta membuka peluang bagi keluarga untuk mengembangkan usaha ekonomi.
"Seperti baru-baru ini di mana kami menyalakan sambungan listrik gratis bagi 38 rumah tangga prasejahtera di wilayah Papua Selatan," ujarnya.
Dia menjelaskan, pihaknya berharap hadirnya listrik dari program LUTD ini dapat benar-benar meningkatkan taraf hidup masyarakat. Karena ini merupakan komitmen PLN agar pemerataan energi dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok Papua.
"Kami bakal terus menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus melanjutkan program kepedulian sosial seperti LUTD agar semakin banyak keluarga prasejahtera di Tanah Papua memperoleh akses listrik yang layak," katanya lagi.
Sementara itu salah seorang penerima manfaat di Merauke, Nengsih mengatakan pihaknya bersyukur karena kini keluarganya dapat menikmati listrik PLN setelah sebelumnya hanya mengandalkan pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas terbatas.
"Kami memberikan apresiasi kepada pihak PLN yang telah membantu dalam menyalurkan listrik ke rumah dan kini kami tidak perlu lagi menggunakan pelita untuk menerangi tempat tinggal," katanya.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
