
Kementan dorong cetak sawah rakyat di Kabupaten Jayawijaya seluas 700 hektare

Wamena (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendorong program cetak sawah rakyat di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan seluas 700 hektare guna memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional
"Program cetak sawah rakyat yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Kementan RI di daerah ini seluas 700 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya J Hendrik Tetelepta di Wamena, Rabu.
Menurut dia, untuk program cetak sawah di Jayawijaya terdapat dua jenis yang sementara berjalan dalam pengawasan pemerintah daerah dalam hal ini dinas pertanian.
“Program cetak sawah di Jayawijaya itu ada dua jenis.di antaranya cetak sawah reguler yang biasa dikerjakan masyarakat, dan cetak sawah rakyat programnya pemerintah pusat,” ujarnya.
Dia menjelaskan program cetak sawah reguler dalam tahun ini ditargetkan kurang lebih 360 hektare yang dikerjakan oleh masyarakat di 40 distrik.
“Untuk program cetak sawah rakyat terdapat dua mekanisme yakni pada tahun 2025 cetak sawah rakyat dikontrak oleh pihak ketiga, tahun ini untuk Jayawijaya diswakelolakan oleh pemerintah dan pemerintah (P2),” katanya.
Dia menambahkan program cetak sawah rakyat untuk pengerjaan konstruksi dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan penanaman dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sementara pengawasan dan perencanaan dilakukan oleh Universitas Papua (Unipa).
“Kami kejar saat ini adalah konstruksi pertanian yang berfokus di Distrik Maima, Usilimo, Asolokobal, Mustatfak, Hubikosi, Siepkosi, Walelagama dengan total 700 hektare. Dan kami sudah beberapa kali rapat dan Rabu (hari ini) mulai dikerjakan,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
