
Pemkab Jayawijaya percepat proses verifikasi 600 honorer K2

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) setempat mempercepat proses verifikasi 600 honorer kategori dua atau K2.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKDSDM Kabupaten Jayawijaya Pius Wetipi di Wamena, Kamis, mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi administrasi 600 honorer K2 yang telah terdata.
“Kami saat ini sedang melakukan verifikasi data honorer K2 yang terdata baik di organisasi perangkat daerah (OPD) maupun distrik di wilayah Kabupaten Jayawijaya.
Menurut dia, kuota honorer K2 yang saat ini diprioritaskan adalah tenaga guru yang telah mengabdi sebelum tahun 2016.
“Bapak bupati sendiri yang memanggil dan mengabsen honorer tenaga guru yang telah terdata, kemudian kami melakukan pengecekan kembali terdata 182 tenaga guru tidak ada masalah, dan di bawah 30 yang harus melakukan registrasi ulang,” ujarnya.
Dia menjelaskan setelah proses registrasi berjalan baik maka dilanjutkan dengan pengecekan keabsahan tenaga honorer K2 melalui pemeriksaan surat keputusan (SK) honorer, daftar gaji, dan lain-lain di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“BPKP akan memeriksa keabsahan dari honorer K2 yang telah diusulkan tersebut sebelum melangkah ke proses pendaftaran ke Badan Kepegawaian Negara (BKN),” katanya.
Dia menambahkan bahwa khusus untuk tenaga honorer K2 dari kuota 600 itu tenaga pendidikan mencapai 200, distrik 80, Satpol PP 56, kesehatan 40, dan sisanya terbagi di setiap OPD di lingkup Pemkab Jayawijaya.
“Sesuai arahan pak bupati, kuota guru harus diprioritaskan karena pada formasi CASN 2024 tenaga pendidik tidak ada, yang banyak di kesehatan. Sehingga honorer K2 ini bapak bupati minta untuk diprioritaskan tenaga guru atau pendidik,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
