
Papua ekspor 22 motor ke Papua Nugini di semester pertama 2026

Jayapura (ANTARA) - Kantor Bea Cukai Jayapura mencatat 22 sepeda motor berbagai jenis diekspor ke Papua Nugini (PNG) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, pada semester pertama 2026.
Humas Bea Cukai Jayapura Eston Erlangga kepada ANTARA di Jayapura, Selasa, mengatakan tercatat 22 unit sepeda motor yang diekspor ke Papua Nugini, dikirim ke Provinsi West Sepik.
"Sepeda motor memang merupakan jenis komoditi baru yang diekspor ke Papua Nugini. Nilai ekspor untuk 22 unit sepeda motor tersebut mencapai Rp679 juta," katanya.
Menurut Eston, selama semester pertama 2026 tercatat nilai ekspor Papua ke PNG mencapai Rp43,51 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 33,28 persen jika dibanding periode yang sama tahun 2025 yang mencapai Rp32,65 miliar.
"Adapun komoditi yang diekspor yaitu berbagai kebutuhan rumah tangga mencapai Rp31,6 miliar," ujarnya.
Dia menjelaskan sekalin kebutuhan rumah tangga, komoditi lainnya yang diekspor yakni suku cadang otomotif senilai Rp6,3 miliar, mesin dan barang elektronik tercatat Rp2,2 miliar dan bahan konstruksi mencapai Rp2 miliar.
"Masih ada komoditi berupa kendaraan bermotor Rp679 juta dan peti jenazah mencapai Rp8 juta yang diekspor ke PNG," kata Eston Erlangga yang juga menjabat Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
