Logo Header Antaranews Papua

Pemkab Jayawijaya optimalkan retribusi pasar guna topang PAD

Kamis, 30 Juli 2026 04:35 WIB
Image Print
Kantor Disperindag Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan yang berada di Kota Wamena. Awalnya kantor ini bernama Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan sebelum diubah menjadi Dinas Peridustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya. ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat mengoptimalkan pengawasan retribusi pasar guna menopang pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag Kabupaten Jayawijaya Urutina Huby dalam keterangan tertulis yang diterima di Wamena, Rabu, mengatakan kegiatan pengawasan dilakukan secara rutin berdasarkan jadwal yang telah disusun bersama, yang mana petugas turun langsung ke sejumlah lokasi yang menjadi objek retribusi daerah.

"Setiap minggu kami turun ke beberapa titik yang sudah masuk dalam objek retribusi daerah, di antaranya Pasar Sinagma, Potikelek, Jibama, Jalan Safi Darwin hingga pelataran di beberapa lokasi lainnya," katanya.

Menurut dia, pelaksanaan penarikan retribusi dilakukan bersama Dinas Pendapatan Kabupaten Jayawijaya sebagai bentuk sinergi dalam mengoptimalkan penerimaan daerah.

"Sejauh ini, para pedagang yang memanfaatkan aset milik pemerintah daerah maupun penyewa kios dinilai cukup kooperatif dan aktif berkomunikasi dengan petugas. Puji Tuhan, untuk saat ini pengawasan dan penarikan retribusi berjalan cukup baik," ujar dia.

Dia mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang menghambat optimalisasi pengelolaan pasar, terutama keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

"Bidang Pasar saat ini membawahi tiga seksi, namun belum seluruh jabatan struktural maupun staf terisi, sehingga aktivitas pelayanan dan pengawasan masih dilakukan dengan personel yang sangat terbatas," katanya.

Dia berharap pimpinan daerah dapat segera memenuhi kebutuhan tenaga kerja di bidang pasar agar pengawasan retribusi dapat dilakukan lebih maksimal dan target PAD tahun ini dapat tercapai.

"Dengan keterbatasan personel, kami tetap berupaya turun ke lapangan sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026