
Pemprov Papua Pegunungan siapkan tiga hektare lahan bangun rumah sakit

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) menyatakan lahan seluas 3 hektare disiapkan untuk membangun Rumah Sakit Provinsi Papeg untuk meningkatkan pelayanan kesehatan lanjutan atau rujukan dari delapan kabupaten di daerah setempat.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan Wasuok D Siep di Wamena, Minggu mengatakan lokasi lahan 3 hektare untuk pembangunan Rumah Sakit Provinsi telah ditetapkan serta dibayar di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
“Kami sudah mendapatkan lokasi pembangunan Rumah Sakit Provinsi Papua Pegunungan sekitar 3 hektare di dalam Kota Jayawijaya, pembiayaannya sudah diselesaikan dan menunggu sertifikasi,” katanya.
Menurut dia, Rumah Sakit Provinsi Papeg itu wajib berada di suatu daerah untuk membantu meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah itu.
“Rumah Sakit Provinsi itu harus ada di Papua Pegunungan, supaya pelayanan kesehatan yang tidak mampu ditangani di delapan kabupaten itu dapat dirujuk supaya masyarakat memperoleh penanganan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk mendorong terealisasinya pembangunan Rumah Sakit Provinsi Papua Pegunungan di Jayawijaya maka Gubernur Papua Pegunungan John Tabo telah mengambil langkah bertemu dengan pihak Kementerian Kesehatan RI.
“Tahapan itu sudah berjalan saat ini, kalau tidak tahun ini maka tahun depan itu proses pembangunan Rumah Sakit Provinsi Papua Pegunungan akan segera berjalan,” katanya.
Dia mengharapkan tenaga kesehatan khususnya dokter yang nanti direkrut di Rumah Sakit Provinsi Papua Pegunungan itu adalah anak-anak asli daerah ini serta tambahan dari luar supaya membantu memberdayakan sumber daya manusia (SDM) daerah setempat.
“Kami berharap rumah sakit ini selain menjadi rujukan penanganan berbagai macam penyakit tetapi membantu memberdayakan SDM anak-anak asli Papua Pegunungan menjadi dokter, tenaga kesehatan lainnya sehingga kemanfaatannya dalam membina generasi muda di sini benar-benar terwujud,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
