
Pemprov Papua Selatan perkuat pengarusutamaan gender

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan fokus memperkuat pengarustamaan gender di daerah ini melalui revisi panduan forum tematik kelompok rentan pramusyawarah perencanaan pembangunan (fortembang).
Terkait itu, Pemprov Papua Selatan juga telah membentuk kelompok kerja Pengarustumaan Gender (PUG) melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua Selatan Nomor:400.2/125 Tahun 2025 tentang Pembentukan Pokja PUG.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Papua Selatan Agustinus Joko Guritno dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Selasa, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen bahwa pembangunan harus inklusif dan tidak boleh tertinggal sehingga forum ini menjadi wadah untuk mendengarkan suara kelompok rentan yakni perempuan, anak, lanjut usia, dan penyandang disabiltas.
"Fortembang tidak hanya forum diskusi tetapi menghasilkan rekomendasi konkret yang masuk perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program di tingkat provinsi hingga kampung," katanya.
Menurut Joko, kelompok kerja PUG merupakan strategi pemerintah daerah setempat untuk memastikan pembangunan responsif gender yang berarti setiap kebijakan program dan anggaran yang dibuat harus menjawab kebutuhan laki-laki dan perempuan tanpa diskriminasi.
"Kami berharap panduan yang direvisi harus mudah dipahami dan langsung diterapkan oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal rekomendasi fortembang dan kelompok pokja PUG untuk benar-benar dianggarkan kemudian dilaksanakan.
Dia menambahkan, pihaknya berharap kegiatan ini dapat menjadi pusat koordinasi lintas sektor untuk meminimalkan kesenjangan sosial di Papua Selatan.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
