Logo Header Antaranews Papua

Pertamina bahas pasokan energi Teluk Bintuni bersama dewan dan pemkab

Rabu, 5 Agustus 2026 15:14 WIB
Image Print
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo bersama DPR RI dan Pemda Teluk Bintuni saat pertemuan di Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (5/8) (ANTARA/HO- Pertamina Papua)

Jayapura (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menggandeng Anggota Komisi XII DPR RI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat membahas upaya menjaga pasokan energi yang terjangkau bagi masyarakat melalui forum diskusi dan koordinasi.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo di Jayapura, Rabu, mengatakan koordinasi tersebut bertujuan memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM), minyak tanah, dan LPG nonsubsidi berjalan optimal sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sektor industri di daerah itu.

"Stok di Fuel Terminal Sorong dan Manokwari sebagai penyokong wilayah Teluk Bintuni berada dalam kondisi sangat baik, dengan rata-rata ketahanan sekitar sembilan hingga 10 hari. Setiap empat hingga lima hari juga terdapat kapal yang memasok kebutuhan di kedua fuel terminal tersebut," katanya usai pertemuan di Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu.

Menurut Awam, tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama adalah mengoptimalkan distribusi dari terminal menuju SPBU, agen minyak tanah, dan agen LPG agar pasokan tersedia secara merata di tingkat masyarakat.

"Kami sebagai badan usaha yang mendapat penugasan pemerintah berkomitmen menyalurkan BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku," ujar dia.

Dia menjelaskan oleh sebab itu dukungan pemerintah daerah dan DPR RI dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyaluran subsidi yang tepat sasaran sekaligus memperkuat pengawasan di lapangan.

Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui mengatakan Teluk Bintuni merupakan daerah yang terus berkembang dengan aktivitas ekonomi dan industri yang tinggi sehingga membutuhkan dukungan pasokan energi yang andal.

"Untuk itu melalui forum tersebut juga menjadi sarana mengevaluasi kuota serta mekanisme penyaluran energi subsidi agar sesuai aturan dan tepat sasaran. Dan kami siap mendukung Pertamina dan pemerintah daerah dalam mencari solusi atas berbagai tantangan distribusi energi di Teluk Bintuni," katanya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026