Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan harap OAP jadi tenaga konstruksi yang andal

Jumat, 7 Agustus 2026 12:17 WIB
Image Print
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Pegunungan Elai Giban diwawancarai oleh wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya terkait pelatihan konstruksi jabatan kerja tukang bangunan gedung, kayu dan besi yang diselenggarakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayawijaya. ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mengharapkan orang asli Papua (OAP) menjadi tenaga konstruksi yang andal untuk membantu percepatan pembangunan di daerah setempat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Pegunungan Elai Giban di Wamena, Jumat mengatakan pembangunan konstruksi di daerah terus berjalan seperti jalan, jembatan, gedung, rumah maka membutuhkan tenaga kerja yang berkualitas berasal dari daerah ini.

“Kami ingin OAP di Papua Pegunungan bisa menjadi tenaga konstruksi yang baik, berkualitas, disiplin dan bertanggung jawab sehingga dapat mengerjakan pembangunan jalan, jembatan, gedung dan berbagai infrastruktur lainnya,” katanya.

Menurut dia, sebagai daerah otonomi baru (DOB) masyarakat asli di Papua Pegunungan tidak boleh menjadi penonton tetapi dapat terlibat secara langsung dalam setiap proses pembangunan yang dilakukan.

“Kami harap masyarakat tidak boleh menjadi penonton di tanah sendiri, OAP harus menjadi pelaku utama pembangunan, menjadi tukang yang trampil, profesional, memiliki sertifikat kompetensi dan mampu bersaing dengan siapapun berdasarkan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.

Sebanyak 60 OAP binaan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Pegunungan mengikuti pelatihan konstruksi jabatan kerja tukang bangunan gedung, kayu dan besi yang diselenggarakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayawijaya.

Dia berharap kepada 60 peserta pelatihan agar mengikuti setiap proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, ilmu yang diberikan oleh para instruktur merupakan bekal yang sangat berharga.

“Kami harap bagi peserta jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah diketahui, tetapi teruslah belajar, berlatih dan meningkatkan kualitas diri. Sertifikat yang diperoleh nantinya bukan hanya selembar kertas tetapi menjadi bukti bahwa saudara memiliki kemampuan yang dapat dipercaya untuk bekerja secara profesional,” katanya.

Dia menambahkan Pemprov Papua Pegunungan memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau SDM OAP.

“Kami ingin semakin banyak tenaga kerja lokal yang tersertifikasi sehingga setiap pembangunan di daerah ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat asli di sini. Dengan begitu maka terjadi pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat karena kesempatan kerja terbuka lebih luas bagi OAP,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026