
Pemprov Papua ajak pelaku UMK OAP manfaatkan Katalog Elektronik perluas akses pasar

Jayapura, Papua (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengajak pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), khususnya Orang Asli Papua (OAP), untuk memanfaatkan Katalog Elektronik sebagai sarana memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Papua Sohna Musaad di Jayapura, Minggu, mengatakan pemanfaatan Katalog Elektronik menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memberikan kesempatan yang lebih besar kepada pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
"Pada prinsipnya kami terus mengajak seluruh pelaku UMK dan koperasi lokal, khususnya Orang Asli Papua, untuk segera mengambil peluang dengan beralih ke digital melalui Katalog Elektronik," katanya.
Menurut Sohna, komitmen tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua dalam RPJMD 2025-2029, khususnya mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.
"Kebijakan pengadaan pemerintah juga memberikan ruang afirmasi bagi pelaku usaha OAP serta UMK dan koperasi agar dapat ikut bersaing dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah,"ujarnya.
Dia menjelaskan untuk meningkatkan partisipasi pelaku usaha lokal pihaknya memberikan kemudahan akses pendaftaran pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), termasuk membantu pelaku usaha memasukkan produk sesuai kategori usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB).
"Selain itu, kami juga mewajibkan organisasi perangkat daerah (OPD) memanfaatkan sistem e-purchasing dalam pengadaan barang dan jasa serta memberikan bimbingan teknis kepada pelaku usaha lokal dan OAP," katanya lagi.
Dia menambahkan bentuk pendampingan yang dilakukan antara lain bimbingan teknis mengenai pembuatan akun penyedia, penayangan produk sesuai kategori, hingga tata cara transaksi melalui negosiasi dan mini kompetisi.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
