Logo Header Antaranews Papua

Pemprov Papua Pegunungan bangun sekolah karakter mulai PAUD-SMA tingkatkan SDM

Kamis, 13 Agustus 2026 13:28 WIB
Image Print
Plt Kepala Disdikbub Papua Pegunungan Simon Sembor saat memperlihatkan berbagai pembangunan yang telah dilakukan selama satu tahun kepada Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dalam pameran pembangunan 12-14 Agustus 2026. ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan (Pemprov Papeg) membangun sekolah berkarakter mulai dari jenjang pendidikan PAUD hingga SMA guna meningkatkan sumber daya manusia orang asli Papua (OAP).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papeg Simon Sembor di Wamena, Kamis mengatakan sesuai instruksi kepala daerah sejak tahun lalu telah dibangun sekolah berkarakter mulai TK hingga SMA.

“Anak-anak di PAUD untuk didorong lebih efektif belajar, mengenal bahasa Inggris, komputer untuk membentuk jiwa kepribadian dan karakter yang baik. Karena anak-anak sekarang kalau sudah kenal gawai tidak mau belajar, tata krama menjadi hilang, ini yang coba kita ubah dalam sekolah PAUD untuk anak-anak dibentuk karakter sejak dini,” katanya.

Menurut dia, visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan John Tabo-Ones Pahabol lima tahun ke depan menitikberatkan kepada pendidikan bermutu dan berkarakter untuk meningkatkan SDM di daerah ini.

“Kami juga sedang membangun sekolah SD dan SMP berpola asrama yang dikhususkan bagi anak-anak kurang mampu dari delapan kabupaten untuk dapat bersekolah di tempat yang pemerintah sediakan,” ujarnya.

Dia menjelaskan saat ini salah satu sekolah global training center telah dibangun di kawasan Napua, Kabupaten Jayawijaya untuk mempersiapkan lulusan SMA berprestasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Kami sudah bangun global training center yang menjadi pusat dan pelatihan bagi anak-anak tamat SMA. Nantinya tamatan SMA akan dibekali bahasa Inggris, bahasa asing lain sebelum mereka keluar menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” katanya.

Dia menambahkan untuk putra-putri yang akan melanjutkan pendidikan perguruan tinggi ke luar negeri itu ada jurusan-jurusan khusus yang menjadi program unggulan Pemprov Papua Pegunungan.

“Kami nanti tidak mengirim mahasiswa sembarang ke luar negeri, tetapi ada jurusan-jurusan khusus yang menjadi prioritas pemerintah, supaya saat mereka kembali tersedia lapangan pekerjaan dan ilmunya terpakai dalam mengelola kekayaan alam di daerah ini,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026