Logo Header Antaranews Papua

Pemkot Jayapura sebut BUMKam harus melakukan kegiatan usaha produktif

Kamis, 13 Agustus 2026 15:42 WIB
Image Print
DPMK Kota Jayapura melakukan monitoring untuk mengetahui persolan yang dihadapi oleh masing-masing BUMKam di 14 kampung. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) setempat menyebukan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) tidak hanya menjadi wadah pengelolaan modal kampung tetapi harus benar-benar melakukan kegiatan usaha produktif dan membuka peluang ekonomi di kampung.

"Untuk itu pentingnya peningkatan kapasitas pengurus BUMKam agar mampu menjalankan kegiatan usaha dan memahami tanggung jawab dalam mengelola penyertaan modal yang diberikan pemerintah kampung," kata Kepala DPMK Kota Jayapura Makzi L. Atanay di Jayapura, Kamis.

Menurut Makzi, perencanaan bisnis menjadi salah satu aspek penting agar penyertaan modal tidak hanya berhenti pada pengeluaran anggaran, tetapi mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan pendapatan bagi kampung.

"BUMKam merupakan usaha milik kampung sehingga harus memberikan keuntungan bagi pemerintah kampung dalam bentuk pendapatan asli kampung," ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya berharap semakin banyak kampung yang mampu mengembangkan BUMKam secara mandiri maka ketergantungan terhadap sumber pendanaan dari luar kampung dapat dikurangi melalui peningkatan pendapatan asli kampung.

"Kami juga terus melakukan monitoring, evaluasi dan pendampingan agar penyertaan modal yang diberikan pemerintah kampung benar-benar dikelola secara produktif dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya lagi.

Dia menambahkan dengan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pengurus, perencanaan bisnis yang matang, pelaporan keuangan yang tertib serta monitoring berkelanjutan pihaknya berharap BUMKam dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi kampung sekaligus menjadi salah satu fondasi menuju kemandirian fiskal kampung.



Pewarta :
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026